Tren Menikah dan Bulan Madu Tanpa Pengantin Pria di Jepang

Pengantin wanita.
BAKUL - Pernikahan merupakan dambaan bagi setiap pasangan yang sedang menjalani masa pacaran. Namun adakalanya impian menuju pernikahan terkendala, terutama jika pasangan sedang meniti karir yang menyebabkan pernikahan tertunda. Tetapi kini, tren di Jepang mulai mengubah tradisi pernikahan.

Pernikahan yang seyogyanya dilakukan oleh dua insan, kini bisa dilakukan oleh pengantin wanita, tanpa perlu adanya calon pengantin pria. Dan wanita bisa membuat pernikahan impiannya, tanpa menunggu lebih lama lagi. Lalu seperti apa pernikahan yang dikonsepkan tersebut?

Salah satu operator travel di Jepang, Cerca, menawarkan kesempatan untuk menjadi pengantin dam membuat pernikahan tanpa resmi menikah, dan juga tanpa pengantin pria serta cincin kawin.

Selain itu, mereka juga menawarkan tur berbulan madu ke Kyoto di tempat-tempat romantis. Pengantin wanota bebas menggunakan gaun pengantin yang telah disediakan, termasuk gaun pengantin tradisional khas Jepang. Dan mereka juga akan mendapatkan paket foto dengan menggunakan pakaian pengantin.

Pengantin juga akan disediakan konsultan pribadi serta tamu undangan, layaknya pernikahan resmi. Paket ini tersediia untuk dua hari, dengan biaya sekitar Rp34 juta setiap pengantinnya.

Kyoto dipilih karena dinobatkan sebagai tujuan wisata terbaik dunia tahun 2014. Dan di sini banyak sekali tempat romantis yang bisa dikunjungi bagi wisatawan.


sumber

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tren Menikah dan Bulan Madu Tanpa Pengantin Pria di Jepang"

Posting Komentar