Penduduk di Tiongkok Kaget Temukan 'Lubang Neraka'

Lubang neraka. Foto
BAKUL - Fenomena aneh di dunia ini selalu terjadi. Tahun lalu sebuah lubang besar muncul tiba-tiba di Siberia, dan juga lubang-lubang misterius muncul di saat Laut Mati mulai mengering di Timur Tengah.

Kini sebuah lubang misterius kembali muncul, dan membingungkan penduduk setempat. Di mana dari lubang tersebut, memuntahkan api yang sangat panas di sebuah perbukitan di Tiongkok. Dan mereka juga bingung, apa yang menyebabkan munculnya lubang tersebut.

Para ahli geologi dan media lokal telah berkumpul di gunung terpencil di pinggiran Urumqi, di Daerah Otonomi Xinjiang Uyghur di utara-barat Tongkok,setelah kemunculannya beberapa minggu yang lalu.

Panas dari 'lubang neraka' ini telah diukur, dan mempunyai suhu sekitar 792 Celciuc hanya dari jarak dua meter. Panas yang begitu kuat menyebabkan para ahli tidak bisa menentukan seberapa dalam lubang tersebut.

Beberapa pengguna internet di Tiongkok telah menyebutnya sebagai 'pintu gerbang ke neraka' setelah melihat gambar-gambar yang ada. Penduduk setempat mengatakan kepada media setempat bahwa, mereka telah melihat tanah di daerah tersebut telah menghangat untuk beberapa waktu.

Bukit ini tidak berada di daerah gunung berapi, dan ahli dari Biro Geologi Xinjiang Meitian berpikir, jika lubang ini disebabkan oleh lapisan batubara yang secara spontan terbakar di bawah tanah, yang menyebabkan lapisan permukaan tanah runtuh.

"Fenomena ini telah ada di daerah ini untuk beberapa dekade," kata Huang Wei, seorang insinyur dari biro kepada China Stasiun TV Central.

Dia menambahkan bahwa, asap sering muncul dari bawah tanah di atas bukit ini pada musim semi dan musim gugur.

Chen Long, seorang pengawas dari Biro Teknik Xinjiang Meitian Api mengatakan, dulu ada lebih dari selusin tambang batu bara kecil di daerah ini pada tahun 1970-an.

"Operator tambang tidak menutup tambang dengan benar, setelah bisnis dihentikan. Dan ini menyebabkan api di bawah tanah membakar menuju permukaan," kata Chen.

Pihak berwenang setempat telah mulai menggambar rencana, untuk memadamkan api di bawah tanah.
loading...

Subscribe to receive free email updates: