Tidak Naik Kelas, Ayah Beri Hukuman Potongan Rambut Sporadis

Potongan rambut buruk sebagai hukuman nilai jelek. Foto
BAKUL - Siapapun orangtua yang memiliki anak usia sekolah, pasti ingin anaknya memiliki nilai yang bagus. Karena dengan nilai yang dapatkannya, maka kesuksesan orangtua dalam mendidik anak terbilang sukses.


Nilai bagus juga menjadi kebanggaan orangtua, dan berharap anaknya bisa mendapatkan masa depan yang cerah. Tetapi tidak semua anak bisa mendapatkan nilai yang bagus di kelas, walaupun dengan beragam usaha yang dilakukannya.

Dan biasanya, jika sang anak mendapatkan nilai yang buruk, akan ada hukuman. Dan setiap orangtua mempunyai carayang berbeda, untuk memberikan hukuman, mulai dari yang ringan hingga berat, asalkan tidak mencelakai sang anak.
 

Tetapi orangtua ini memberikan hukuman yang cukup memalukan sang anak. Ia memberikan potongan rambut yang sangat sporadis. Dan yang lebih memalukannya lagi, ketika hukuman ini diberikan, anak pertamanya merekam adegan tersebut.

Dalam video klip, sang ayah menginstruksikan anak pertamanya untuk merekamnya saat mencukur anaknya yang bernilai buruk. Sang ayah tampak marah, dengan apa yang didapatkan sang anak di sekolah.

Anak yang ketakutan sambil bergumam: "Aku mendapat F dalam kartu catatan saya."

Sang ayah bertanya kembali: "Apa di setiap laporan kamu punya nilai F, benar?"

"Ya," kata anak berkata malu-malu.

Padahal anak tersebut diduga memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan bantuan saat belajar, bahkan dari internet di rumah, sang ayah mengungkapkannya dengan nada marah.

Sang ayah tidak ingin jika nantinya sang anak tidak memiliki masa depan yang buruk.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tidak Naik Kelas, Ayah Beri Hukuman Potongan Rambut Sporadis"

Poskan Komentar