Rabu, 29 Juli 2015

'Artefak Alien' Misterius Berumur 3 Miliar Tahun

Logam Klerksdorp Spheres. Foto
BAKUL - Di kota kecil Ottosdal, di barat laut dari pusat kota Afrika Selatan ada sebuah tambang, di mana penambang yang bekerja di tambang pyrophyllite ini telah menggali bola logam misterius yang dikenal sebagai Klerksdorp Spheres.

Logam ini berwarna coklat kemerahan yang gelap, berbentuk bola agak pipih, dan ukuran dari kurang dari satu sentimeter sampai sepuluh sentimeter. Dan beberapa di antaranya memiliki tiga alur paralel bagaikan garis khatulistiwa.

Logam ini memiliki penampilan luar biasa dan cukup mencolok. Logam yang tertua diyakini berusia sekitar 3 miliar tahun, di mana saat itu Bumi masih terlalu muda untuk kehidupan cerdas.

Tidak heran, logam-logam ini telah menarik perhatian banyak orang dan juga spekulasi dari tidak hanya masyarakat ilmiah, namun berbagai kelompok pinggiran termasuk penciptaan dan pendukung "teori astronot kuno".

Klerksdorp Spheres sering diklasifikasikan sebagai "artefak alien", istilah yang diciptakan oleh seorang naturalis Amerika dan cryptozoologist, untuk menunjukkan benda-benda sejarah, arkeologi, paleontologi atau bunga yang ditemukan dalam konteks yang sangat tidak biasa, atau tampak mustahil yang bisa menantang kronologi sejarah konvensional dengan menjadikannya "terlalu maju" untuk tingkat peradaban yang ada pada saat itu.

Logam-logam ini diklaim memberikan bukti-bukti yang menunjukkan adanya makhluk cerdas, sebelum manusia ada di Bumi ini. Klerksdorp Spheres, bagaimanapun, tidak berasal dari luar bumi atau juga misterius.

Bola ini sebenarnya concretion yang dibentuk oleh presipitasi sedimen vulkanik, abu, atau keduanya, setelah 3 miliar tahun yang lalu. Konkret ini sering berbentuk bulat bagai telur atau berbentuk bulat, maka sering keliru dan disangka telur dinosaurus, atau puing-puing dari luar angkasa.

Contoh Klerksdorp Spheres yang paling terkenal adalah "kelereng Moqui" yang ditemukan di Navajo Sandstone di Utah selatan, dan konkret karbonat ditemukan di Schoharie County, New York. Concretion serupa dan beruur 2,8 miliar tahun juga ditemukan di Hamersley, Australia.

Namun tidak sedikit Klerksdorp Spheres yang dipalsukan. Dan untuk mengujinya hanya bisa dilakukan oleh NASA, dengan mengujinya di gravitasi nol.

Kini spesimen dari Klerksdorp Spheres disimpan di Museum Klerksdorp di Klerksdorp, sebuah kota sekitar 70 kilometer dari Ottosdal.
Loading...

1 komentar:

  1. Atau memang 3 miliar tahun yang lalu manusia sudah ada. Apakah sejarah manusia yang mengatakan evolusi itu benar? atau salah? atau memang manusia sudah ada miliaran tahun yang lalu. Mereka cerdas, memiliki pengetahuan yang luas. Karena murka Tuhan maka mereka disapu bersih. Manusia kembali lagi mulai peradaban dari awal

    BalasHapus