Gunung Ditutup untuk Turis Gara-gara Wanita Lepas Pakaian

Eleanor Hawkins. Foto
BAKUL - Gunung Kinabalu yang berada di Malaysia, beberapa waktu lalu dilanda gempa yang cukup besar, dan menewaskan 18 orang wisatawan. Gempa ini diduga akibat beberapa orang mahasiswa, yang melucuti pakaiannya di puncak gunung tersebut.

Pemerintah dan masyarakat percaya, jika roh di gunung tersebut 'marah' akibat kelakuan wisatawan. Bahkan pemerintah Inggris, di mana salah satu mahasiswinya yang menjadi pelaku pelucutan pakaian mengeluarkan saran, untuk tidak pergi kesana.

Wisatawan yang akan melakukan kegiatan pendakian di Gunung Kinabalu, diharapkan menunda keberangkatannya sampai September mendatang. Gunung tersebut rusak parah oleh gempa berkekuatan 5,9 skala richter.

Laporan di Malaysia mengatakan, puncak gunung akan ditutup setidaknya selama tiga minggu, meskipun pemerintah mengatakan pembatasan akan lebih lama lagi.

Gempa terbaru datang sebulan setelah gunung yang sama dilanda bencana alam serupa.

Eleanor Hawkins, yang masih berumur 23 tahun, dari Draycott di Derbyshire, terpaksa harus menginap di balik jeruji besi setelah terbukti menanggalkan pakaiannya dengan wisatawan lain di puncak gunung Kinabalu.

Warga menyalahkan sekelompok wisatawan--termasuk lulusan universitas di Inggris--karena memicu gempa.

Mereka percaya bahwa ketika ia dan orang lain berpose topless untuk sebuah foto, mereka 'menunjukkan rasa tidak hormat kepada gunung suci'.

Lulusan teknik penerbangan ini ditangkap dengan tiga orang lainnya, dan didenda 5.000 ringgit Malaysia atau sekitar Rp10 juta dan dijatuhi hukuman tiga hari penjara.

Mahasiwi ini pun kemudian melakukan perjalanan kembali ke Inggris, di mana dia membuat permintaan maaf kepada publik sambil menangis.

Berbicara di luar rumahnya di Derby bulan lalu, dia berkata: "Aku hanya ingin mengatakan betapa lega dan bahagia saya akhirnya berada rumah. Aku tahu perilaku saya bodoh dan saya tahu berapa banyak pelanggaran kita lakukan. Untuk itu, saya benar-benar menyesal."
loading...

Subscribe to receive free email updates: