Ajaib, Bayi Ini Masih Hidup Saat Pesawat Jatuh

Bayi korban kecelakaan pesawat. Foto
Kecelakaan memang tidak diinginkan oleh siapapun, baik itu di moda transportasi darat, laut maupun udara. Namun jalan hidup seseorang sudah ditentukan yang Maha Kuasa, bagaimana akan berakhir, termasuk akibat kecelakaan.

Apalagi akhir-akhir ini, kejadian pesawat jatuh menghiasi berbagai media. Dan yang terbaru adalah jatuhnya pesawat kargo di Sudan selatan, yang menewaskan hingga 41 orang.

Namun ternyata, masih ada keajaiban dari kecelakaan tersebut, di mana seorang bayi ditemukan masih dalam keadaan hidup. Meskipun pesawat tersebut hancur. Bagaimana kisah bayi ini ditemukan?

Anak yang diperkirakan berumur antara 1-2 tahun tersebut, berhasil diselamatkan dari badan pesawat yang hancur, setelah pesawat jatuh di dekat sungai. Padahal puing-puing pesawat dan mayat berserakan di lahan pertanian yang terpencil.
Kecelakaan pesawat.
Bayi tersebut menjadi salah satu dari hanya dua orang yang selamat dari kecelakaan, sementar yang lainnya meninggal di tempat kejadian.

Kecelakaan ini melibatkan pesawat Antonov-12 buatan Rusia, yang jatuh di sepanjang tepi Sungai Nil pagi ini (5/11/15) waktu setempat hampir satu mil dari bandara di ibukota Juba.

Di tengah laporan yang simpang siur atas korban tewas, yang berkisar 25-41 orang, para pekerja kemanusiaan dan pihak berwenang mulai menyisir lokasi kecelakaan.

Pesawat nahas itu sedang menuju ladang minyak Paloich di negara Upper Nile, di mana pemberontak dan pasukan pemerintah selalu terjadi konflik untuk menguasainya.

Tertabrak Mobil, Pria Ini Masih Sempat Main Game

Sementara saluran TV Rusia LifeNews, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya di badan penerbangan Rusia mengatakan, jika pesawat itu tampaknya telah kelebihan muatan. Pesawat tersebut seharusnya hanya menampung 12 orang saja, termasuk kru, tetapi diyakini telah ditumpangi hingga 45 orang.

Bencana ini terjadi hanya beberapa hari setelah sebuah pesawat penumpang Rusia jatuh Metrojet di Mesir menewaskan semua 224 orang di dalamnya.

loading...

Subscribe to receive free email updates: