Gara-gara Rok Pendek, Bajaj Tabrak Penyeberang Hingga Tewas

Gara-gara rok pendek. Foto
Wanita dan pakaian memang tidak dipisahkan. Apalagi saat ini, model-model pakaian untuk wanita lebih beragam, jika dibandingkan pria. Maka tidak heran, jika wanita kerap mengikuti model fesyen terbaru.

Tetapi saat ini tidak jarang pakaian yang dikenakan wanita kerap terlihat lebih seksi dan menggoda, terutama di kota-kota besar. Banyak alasan yang membuat wanita kerap menggunakan pakaian-pakaian seksi tersebut.

Namun jangan salah, gara-gara pakaian seksi seperti rok bisa membuat seseorang meninggal. Inilah yang terjadi, ketika seorang pengemudi dengan asyiknya melihat wanita yang memakai rok sangat pendek di jalan.

Dikira Grup PSK, Girl Band Asal Korsel Ditahan

Seorang wanita meregang nyawa usai terlindas oleh sopir bajaj, yang teralihkan pandangannya oleh seorang wanita yang mengenakan rok mini.

Pengemudi bernama nama Zhu itu mengakui, jika ia mengerlingkan matanya karena wanita seksi tersebut. Sehingga ia tidak menyadari, jika ada seseorang yang sedang menyeberang jalan.

Namun, korban yang tewas juga ternyata salah, karena ia terlihat di dalam sebuah kamera sedang berbicara di ponselnya saat sedang menyeberang jalan, sebelum akhirnya tertabrak dan tewas di tempat kejadian.

Menurut Hunan Dushi, Cina, peristiwa itu terjadi di sebuah jalan yang cukup sibuk di kota sekitar pukul 10:00 pagi hari. Dan wanita yang tewas tersebut dilaporkan berumur 64 tahun dengan nama keluarga Li.

Berbicara kepada wartawan, polisi lalu lintas mengatakan bahwa setelah seorang wanita yang mengenakan rok pendek menyeberangi jalan sesaat sebelum, sopir itu tertangkap kamera CCTV terus menatapnya.

Presenter Segmen Prakiraan Cuaca di Televisi paling Cantik

Namun pria berumur 50 tahun yang langsung ditangkap, menegaskan kepada polisi jika ia mengemudi dalam keadaan mabuk.

Dia juga mengaku teralihkan pandangannya oleh 'wanita cantik,' sebelum menabrak Li hingga tewas. Kini Zhu telah ditangkap, dengan alasan menyebabkan kematian akibat mengemudi yang berbahaya.


loading...

Subscribe to receive free email updates: