Mumi Biksu dalam Posisi Meditasi Kembali Ditemukan

Mumi biksu dalam posisi lotus.
Proses mumifikasi biasanya dilakukan oleh orang-orang zaman dahulu, terhadap tokoh-tokoh yang berkuasa dan berpengaruh cukup besar. Sebut saja Firaun, yang hingga kini jasadnya masih bisa terlihat dan terbungkus kain.

Tetapi proses mumifikasi juga tidak hanya dilakukan oleh orang lain, tetapi oleh alam dan juga diri sendiri. Salah satu proses mumifikasi yang dilakukan sendiri, biasanya dilakukan oleh para biksu Buddha.

Tahun lalu, mumi seorang biksu ditemukan dalam posisi Lotus. Dan kini, mumi dari seorang biksu Cina kembali ditemukan dan diresmikan kepada publik selama akhir pekan lalu, dalam sebuah upacara keagamaan.

55 Tahun Menghilang, Pendaki Ditemukan Sudah Menjadu Mumi 

Biksu bernama Monk Fu Hou ini telah disimpan dalam sebuah tabung silinder, di mana ia meninggal tiga setengah tahun yang lalu pada usia 94 di Kuil Puzhou di Quanzhou, Cina tenggara Provinsi Fujian.

Silinder tersebut kemudian dibuka pada tanggal 10 Januari di dalam kuil, dan sisa-sisa Fu Hou ditemukan sempurna diawetkan dalam posisi lotus.

Puluhan biksu berkumpul untuk berpartisipasi dalam ritual untuk menghormati mumi tubuh Fu Hou, yang juga disebut 'daging Buddha' di Cina.

Menurut tradisi, tubuhnya akan dibalut oleh emas dan dibuat menjadi patung Buddha.

Fu Hou sendiri lahir di Jinjiang--juga di Provinsi Fujian-- pada tahun 1919, dan menjadi seorang biksu pada usia 13 tahun.

Menurut Harian Rakyat, ia dianggap seorang biksu indah oleh murid-muridnya saat berkhotbah, dan ia seorang pria yang tenang yang selalu berusaha mempercayai keyakinannya.

Fu Hou tidak terlalu banyak melakukan kontak dengan dunia luar, hatinya penuh dengan belas kasih, yang membuatnya dihormati oleh para biksu muda dan rekan-rekannya.

Mumi Biksu di Mongolia Tidak Mati, Melainkan 'Meditasi'?

Sebelum meninggal, Fu Hou membuat keputusan agar tubuhnya diawetkan. Ketika tubuhnya ditemukan dan dibuka dalam tabung, Fu Hou sedang duduk dalam posisi lotus.

Patung emas Fu Hou kemudian akan ditempatkan di aula leluhur kuil, di ruang dalam Dongdan setelah selesai dilakukan.


loading...

Subscribe to receive free email updates: