Hiu Tertua di Dunia Ditemukan, Berapa Umurnya?

Hiu tertua di dunia. Foto
Beberapa jenis hewan di dunia ini mampu hidup hingga ratusan tahun, sebut saja kura-kura dan ular. Mereka bagaikan 'mahluk abadi' yang berasal dari era dinosaurus, dengan penampilan yang tidak berubah.

Namun biasanya, mahluk tertua ini bisa dilihat hanya di daratan saja. Tetapi tahukah Anda, jika di laut pun ada mahluk hidup yang bisa berusia hingga ratusan tahun, salah satunya adalah hiu.

Hiu yang mampu hidup hingga ratusan tahun ini ternyata berhasil ditemukan, dan mereka hidup di Greenland. Berapa usia hiu tersebut? Mungkin ini akan mengejutkan Anda.

Ini yang Terjadi Jika Terjatuh ke Sungai Penuh Piranha

Sebuah tim ilmuwan telah menemukan ikan raksasa yang bisa hidup sampai berusia 400 tahun, dengan satu perkiraan jika hiu betina tersebut berusia 392 tahun.

Ini berarti bahwa, hiu yang berenang di Atlantik Utara ini bisa saja lahir pada tahun 1624--dekade di mana Mayflower membawa Pilgrim Fathers ke Amerika Utara, dan tidak lama setelah William Shakespeare menulis drama paling dicintai.

Penemuan yang luar biasa membuat spesies yang dapat tumbuh hingga panjang 21 kaki atau 7 meter ini, menjadikannya menjadi vertebrata yang hidup paling lama dikenal dalam ilmu pengetahuan.

Sebuah tim ilmuwan internasional yang dipimpin oleh University of Copenhagen, termasuk Universitas Oxford mengatakan, harapan hidup hiu bahkan melebihi paus kepala busur, penyu dan kura-kura, yang bisa mencapai usia 100 tahun.

Hiu berenang sangat lambat, namun meskipun demikian tetap menjadikannya pemangsa puncak. Mangsa yang disukainya adalah berbagai jenis ikan dan hiu yang lebih kecil.

Secara umum, untuk menentukan usia hiu dan pari ditentukan dengan menghitung lapisan pertumbuhan musiman yang disimpan dalam struktur kalsifikasi keras seperti sirip duri.

Namun teknik tersebut tidak dapat diterapkan pada hiu Greenland, karena mereka kekurangan struktur 'keras' tersebut. Untuk memecahkan misteri ini, para peneliti menganalisis inti lensa mata dari 28 hiu betina, yang sengaja ditangkap.

Pusat inti lensa mata hiu terdiri dari jaringan metabolik tidak aktif, yang tidak berubah secara signifikan dari waktu kelahiran mereka. Ini berarti komposisi kimianya dapat digunakan untuk mengungkapkan usia hiu.

Para peneliti mengukur kadar radiokarbon dari lensa dari mana mereka, dan bisa memperkirakan usia dengan mencocokkan data pengukuran dengan menunjukkan perubahan radiokarbon dalam jaring makanan laut di utara Atlantik Utara, selama 500 tahun terakhir.

Buaya Besar Ini Dikejar Kawanan Hiu, Apa yang Terjadi?

"Hiu greenland adalah salah satu hiu karnivora terbesar di planet ini, dan peran mereka sebagai pemangsa puncak di ekosistem Arktik benar-benar diabaikan," kata Nielsen dikutip dari Mail Online.

loading...

Subscribe to receive free email updates: