Jumat, 23 Desember 2016

Demi Kulit, Buaya di Sini Dibunuh dengan Keji

Penangkaran buaya.
Buaya adalah salah satu pemangsa yang cukup ditakuti, namun bagi manusia, mereka adalah komoditas yang menggiurkan. Apalagi jika kulitnya sudah menjadi tas, dompet, bahkan pakaian yang harganya sangat fantastis.

Ya, semua orang tahu jika kulit buaya sangat mahal sekali. Tapi pernahkah Anda melihat bagaimana buaya-buaya yang hidup di penangkaran atau peternakan diperlakukan? Bahkan untuk mematikan mereka dilakukan dengan cara yang keji?

Bagi orang berduit, mungkin itu tidak menjadi masalah, atau mereka tidak mau tahu dengan yang terjadi pada hewan pemangsa yang satu ini. Tapi bagi pemerhati hewan, itu bisa sangat mengerikan.

Sebuah rekaman diunggah yang memperlihatkan buaya yang sedang dikuliti hidup-hidup di beberapa peternakan di Vietnam. Video ini dirilis oleh kelompok hak asasi hewan, PETA.

Film yang diambil secara diam-diam ini pada bulan Maret dan April 2016 lalu, menunjukkan bagaimana hewan dalam satu peternakan disimpan di atas meja sebelum mereka dibelah oleh pisau, tepat di kepalanya.

Sebuah batang baja kemudian mendorong ke tulang belakang mereka untuk merusak jaringan saraf.

Praktik tidak manusiawi ini dikenal sebagai 'pithing' dan dimaksudkan untuk membuat hewan tidak bisa bergerak. Namun video menunjukkan, bagaimana beberapa buaya terus bergerak setelah kulit mereka dilepas dari tubuhnya.

Video yang kemudian diedit oleh, MailOnline--demi kenyamanan--telah menghapus rekaman pithing tersebut.

Setelah kulit hewan ini dilepaskan, akan langsung dikirimkan ke penyamakan kulit yang akan berubah menjadi tas, sepatu dan jam tangan, dan lainnya.

Managing Director PETA Ingrid Newkirk mengatakan: "PETA menyerukan semua orang untuk tidak membeli kulit eksotis untuk mencegah reptil dari penjara, mutilasi, dan kadang-kadang dikuliti hidup-hidup."

Berikut rekamannya:
Loading...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar