Wanita Ini Tolak Lamaran Pacarnya karena Rumahnya Kecil

Lamaran ditolak pacar.
Siapapun orangnya yang sedang berpacaran atau menjalin hubungan saat ini, mungkin sebagian besar ingin dibawa ke jenjang yang lebih serius. Ya, sebuah lamaran pernikahan bisa menjadi kado yang indah bagi sebuah hubungan.

Namun kadang banyak pertimbangan bagi seseorang sebelum menerima lamaran dari pasangannya, bahkan faktor kemapanan kini menjadi pertimbangan bagi sebagian besar masyarakat modern.

Banyak yang enggan menikah karena mereka merasa belum mapan, tidak memiliki mobil, rumah, bahkan perhiasan untuk meminang kekasih hati. Salah satunya pria malang ini, yang ditolak pacarnya saat mengajukan lamaran pernikahan.

Semestinya ini menjadi saat yang begitu romantis bagi seorang wanita, saat hendak dilamar kekasihnya. Tapi justru sebaliknya, pria ini malah dimarahi pacarnya.

Lamaran pernikahan yang berujung cekcok ini terjadi di Nanning, selatan China. Dalam sebuah video yang menjdi viral, wanita itu dengan keras menolak tawarannya, ia berteriak: "Rumahmu bahkan tidak memiliki toilet dan fasilitas mandi!"

Dia melanjutkan, dalam potongan rekaman yang bersama-sama viral di media sosial Cina: "Anda meminta saya untuk menikah? Anda benar-benar membutuhkan pendidikan. Saya tidak berpikir Anda memiliki perasaan yang serius kepada saya."

Pria patah hati itu kemudian terlihat diam-diam meninggalkan tempat kejadian, dan berlalu entah kemana.

Video ini telah dilihat lebih dari sepuluh juta kali hanya dalam waktu 24 jam pertama.

Kini banyak pria di Cina memutuskan untuk melajang dan tidak menikah, setelah makin banyaknya wanita menjadi terobsesi dengan harta benda.

Banyak calon pengantin mengharapkan mobil, rumah dan saldo bank yang banyak sebagai syarat untuk menikah.

Saat ini, perkiraan jumlah pria lajang di China ada di angka antara 30 sampai 40 juta.

Berikut cuplikan videonya:

loading...

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Wanita Ini Tolak Lamaran Pacarnya karena Rumahnya Kecil"

  1. ini akibat dari budaya China sendiri yang mengagungkan laki-laki, bayi perempuan sering ditelantarkan, dibuang atau bahkan dibunuh. Jika ketauan janin yang dikandung perempuan, si ibu sering merasa malu lalu aborsi, akibatnya kelahiran bayi perempuan mjd sedikit, fenomena ini sudah terjadi berpuluh tahun di Cina. Sekarang wanita dewasa mjd mahal, krna jumlah mereka sedikit, apalagi yang cantik, mereka bisa seenaknya memberi syarat pernikahan

    BalasHapus