Bayi Obesitas, Orang Tua Salahkan Tuhan karena Nafsu Makannya

Bayi obesitas asal India.
Memiliki bayi yang sehat atau gemuk selalu menjadi dambaan setiap orangtua, apalagi ditambah dengan geraknya yang lincah. Namun berat badan bayi biasanya tergantung dengan nafsu makannya, atau asupan makanan yang diberikan orangtuanya.

Memberikan makanan yang sehat dan bergizi, harus menjadi perhatian orangtua agar anaknya tumbuh sehat. Tetapi jika anak terlalu banyak makan dan nafsu makannya tidak terkendali, maka harus juga menjadi perhatian orangtua.

Jangan sampai anak juga menjadi terlalu gemuk atau obesitas, yang justru bisa menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan. Salah satunya anak yang satu ini, di mana umurnya yang baru 8 bulan setara dengan berat anak 4 tahun.

Chahat Kumar, bayi yang baru berumur delapan bulan dari Punjab, India, beratnya di atas rata-rata anak normal bahkan disebut obesitas.

Di sini, orangtuanya bahkan menyalahkan 'Tuhan' karena anaknya memiliki nafsu makan yang tidak terkendali. Dokter pun dibuat bingung, apa yang menyebabkan nafsu makannya selalu tak terpuaskan, dan ia tumbuh semakin mengkhawatirkan dan membahayakan kesehatannya.

Dia sekarang bahkan berjuang untuk bernapas dan tidur, akibat berat badan yang berlebihan. Chahat juga menderita penyakit kulit, yang membuatnya menjadi cukup keras sehingga sulit untuk mengambil sampel darahnya untuk menganalisis kondisinya lebih lanjut.

Tapi keluarga kekurangan dana yang dibutuhkan, untuk mendapatkan informasi lebih jauh tentang kondisi anaknya dan juga perawatan medis yang canggih.

Ayahnya, Suraj Kumar mengatakan: "Ketika Chahat lahir, dia benar-benar normal. Kemudian, perlahan-lahan kita melihat berat badannya naik. Dan terus meningkat dari hari ke hari. Ini bukan kesalahan kita. Tuhan memberikan kondisi ini padanya."

Ibunya, Reena, khawatir tentang kesehatan putrinya setelah dia kehilangan bayi pertamanya saat melahirkan.

Dia menjelaskan: "Sebelum Chahat, kami memiliki seorang putra yang meninggal, dan kemudian Chahat lahir. Saya prihatin tentang kesehatannya. Dia tidak makan seperti anak normal. Dia terus makan sepanjang waktu. Jika kita tidak memberikan apa-apa untuk makan, dia mulai menangis."

Dokter keluarga, Vasudev Sharma, menegaskan bahwa ia mengalami kesulitan untuk mengambil sampel darah. Karena lemak di tubuh bayi ini terlalu tebal.

"Kami telah mencoba berkali-kali. Kulitnya begitu keras dan kita tidak pernah bisa mendiagnosa kondisinya," ucap Sharma dikutip dari Daily Mail.

Dr Sharma telah merekomendasikan keluarga mengunjungi spesialis di Rumah Sakit Sipil di Amritsar, tapi keuangan keluarga sejauh ini telah membuat hal ini sulit dilakukan.

Berikut video bayi besar ini::

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bayi Obesitas, Orang Tua Salahkan Tuhan karena Nafsu Makannya"

Posting Komentar