Hapus Tato di Dada, Mahasiswi Cantik Ini Menyesal

Hapus tato di dada. Foto: dailymail.co.uk
Banyak orang yang ingin mengiasi tubuhnya dengan tato, apapun gambarnya. Mereka yang memakai tato bahkan lebih percaya diri, untuk memperlihatkannya di hadapan publik. Apalagi tato kini bukan lagi dianggap sebagai kearoganan.

Tapi jika Anda hendak menggambar tubuh dengan tato, maka harus diperhatikan terlebih dahulu. Apalagi jika tato yang akan Anda buat adalah permanen, dalam arti tidak bisa dihilangkan dengan cara apapun bahkan laser.

Kita bisa mengambil pengalaman seorang mahasiswi, di mana dadanya dihiasi oleh tato besar. Dan saat dihilangkan dengan metode baru, ia pun akhirnya menyesal. Di mana bekas luka besar terlihat di area di mana tato itu pernah ada. Seperti apa kejadiannya?

Baca juga: Beli Baju Lebaran Bersama, Tapi Bertunangan dengan Wanita Lain

Dikutip dari dailymail.co.uk, Pasuda Reaw memutuskan ingin menyingkirkan tato mawar di dadanya agar terlihat lebih profesional di tempat kerja. Dia pun mencoba Rejuvi--metode kimia yang diterapkan pada kulit.

Bekas tato.
Ini adalah alternatif selain laser yang bisa diaplikasikan dengan pistol tato kecil, dan mengklaim bisa menaikkan pigmen tinta ke permukaan kulit dan membuat keropeng yang bisa dikupas.

Tapi dua bulan kemudian, Pasuda mengatakan bahwa dia telah menderita 'rasa sakit yang menyiksa,' dan bekas luka yang tidak sedap dipandang di dadanya.

Mahasiswa seni dari Udon Thani, Thailand utara ini mengatakan: "Awalnya Rejuvi sepertinya cara yang baik untuk menghilangkan tato. Saya tidak ingin menggunakan laser. Saya memulai perawatan dan segera terasa gatal dan sangat sakit. Kulit sudah lama sekali lepas. Itu seperti penyiksaan dan saya tidak bisa tidur."

Pasuda mengatakan bahwa, setelah kembali ke rumah dari klinik pada tanggal 4 Februari dia tidak bisa tidur karena sensasi yang menyengat. Dia menangis sepanjang malam, dan 10 hari kemudian kulitnya dipenuhi dengan kotoran dan mulai mengelupas.

Baca juga: Ikut Ujian Masuk Universitas, Wanita Ini Dipaksa Lepaskan Bra

Pada tanggal 2 Maret dia melepas tato itu, meninggalkan luka pada kulitnya. Pada 7 Mei, masih ada bekas luka merah muda yang besar. Tato Pasuda sekarang telah lepas, tapi dia memiliki banyak jaringan parut merah muda di dadanya.

Rejuvi Labs sendiri didirikan pada tahun 1988 oleh Dr. Wade Cheng, seorang ahli biokimia di daerah Teluk San Francisco. Mereka menyatakan bahwa, tato bisa dihapus hanya dalam tiga atau empat sesi, 'dengan menggunakan mesin make up digital permanen dengan spesifikasi tinggi'.

Loading...

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Hapus Tato di Dada, Mahasiswi Cantik Ini Menyesal"

  1. Saat mau tato dulu kenapa gak berfikir fikir dulu akibat dikemudian harinya kenapa gak berfikir buat tato sementara yg hilangnya 3 bulan Kemudian Kalau cuma buat gaya aja???

    BalasHapus