Melahirkan Anak Perempuan, Ibu Buang Bayi di Semak Berduri

Bayi disemak berduri.
Mendapatkan momongan adalah hal yang paling menggembirakan bagi suami istri, apalagi jika sudah mendambakannya cukup lama. Mulai dari janin hingga lahir, tentu sang ibu akan menjaganya dengan segala upaya.

Namun kadang banyak calon orangtua yang kecewa, karena jenis kelamin bayinya tidak sesuai dengan keinginannya. Tapi ada yang menerimanya dengan penuh keihklasan, tetapi ada juga yang tidak menerimanya.

Bahkan yang lebih parah lagi adalah membuangnya, seperti yang dialami oleh bayi perempuan malang ini. Mengapa orangtuanya begitu tega membuang bayi yang tidak berdosa ini? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Dikutip dari Daily Mail, seorang bayi perempuan yang baru lahir dilemparkan ke semak berduri, yang diduga merupakan di mana orang menginginkan seorang anak laki-laki.

Gadis kecil itu ditemukan tergeletak di bawah pohon semak, dengan penuh goresan, di kota Una di negara bagian Gujurat, India bagian barat. Namun, bayi mungil ini selamat dan bisa diselamatkan.

Kasus ini adalah salah satu contoh dari bayi perempuan, yang ditolak oleh keluarga mereka di India.
Bayi selamat usai dirawat.
Bayi yang baru lahir itu diselamatkan setelah teriakannya didengar oleh seorang pejalan kaki, yang penasaran untuk menyelidiki.

Orang tersebut kemudian memberi tahu layanan darurat yang langsung membawa ambulans dengan cepat, untuk tiba di tempat kejadian berlangsung.

Petugas medis dengan hati-hati menarik duri dari tubuhnya, sebelum membersihkannya dan kemudian diberi makan. Mereka kemudian mengatakan bahwa, kondisi bayi malang ini pulih dari luka-lukanya dan kondisinya stabil.

Polisi langsung melakukan pencarian untuk mencari orang tua bayi, yang sengaja mencampakkannya di semak-semak.

Dalam beberapa kepercayaan di India, bayi perempuan masih dianggap sebagai kutukan dan beban terutama di daerah miskin. Keluarga takut harus membayar mas kawin yang mahal untuk pernikahan mereka, sementara anak laki-laki biasanya diperhitungkan dirawat.

UNICEF memperkirakan hingga 50 juta anak perempuan dan perempuan hilang di India, akibat pembunuhan dan aborsi.

Foto: dailymail.co.uk.
loading...

Subscribe to receive free email updates: