Akhir September Planet Nibiru Akan Muncul dan Hancurkan Bumi

Ilustrasi Planet Nibiru. Foto: dailymail.co.uk.
Kiamat sudah pasti akan terjadi, namun kapan? Tentu tidak ada seorang pun yang mengetahuinya. Tapi tanda-tanda kiamat sudah dengan gamblang dijelaskan baik dalam kitab suci maupun hadits Nabi.

Tapi beberapa orang percaya, jika kiamat terjadi dalam hitungan minggu. Di mana kiamat yang terjadi dikarenakan munculnya satu planet di tata surya kita yang masih 'bersembunyi,' dan menunggu saat yang tepat untuk muncul.

Planet tersebut adalah planet Nibiru yang menjadi mitos dalam beberapa dekade. Lantas siapa yang memprediksi planet ini akan muncul dan menyebabkan kiamat? Dan dari mana teori yang ia dapatkan?

Dikutip dari Daily Mail, seorang ahli numerologi Kristen bernma David Meade sekali lagi memperingatkan kemungkinan bahwa planet misterius raksasa 'Nibiru' akan jatuh ke Bumi.

Menurut teorinya yang aneh, gerhana matahari pada bulan ini akan memberi sinyal bahwa planet ini akan muncul, yang belum pernah diamati oleh para ilmuwan, dan akan bertabrakan dengan planet bumi.

Meade menggunakan beberapa ayat dari Alkitab untuk mendukung klaim-klaimnya yang tidak biasa. Nibiru, yang kadang-kadang disebut sebagai Planet X, telah diprediksi akan mengakhiri dunia beberapa kali sejak tahun 2003.

Awal tahun ini, Meade mengklaim bahwa Nibiru akan berbenturan dengan Bumi pada bulan Oktober mendatang, setelah didorong oleh gaya gravitasi dari 'bintang biner' yang terbagi dengan matahari.

Dia mengatakan, bintangnya sulit dikenali karena sudutnya yang mendekati Bumi.

Pada tanggal 21 Agustus mendatang, tepat sebelum kiamat tersebut terjadi menurut ramalan Meade, pencinta langit Amerika Serikat akan disuguhi gerhana matahari total yang terlihat dari pantai ke pantai.

Setelah gerhana, planet besar itu akan muncul di cakrawala dan menabrak Bumi, menyebabkan kepunahan manusia. Meade mengatakan gerhana yang akan datang adalah tanda peringatan.

"Gerhana Amerika Besar pada 21 Agustus 2017, adalah pertanda besar--pertanda besar," katanya kepada Daily Star .

Teori konspirasi mengatakan bahwa setelah gerhana, Nibiru akan muncul di langit pada tanggal 23 September, sebelum bertabrakan dengan Bumi. Dia mempresentasikan beberapa teori untuk mendukung klaimnya yang tidak biasa.

"Ini membuat pengamatan sulit, kecuali Anda terbang di tempat yang tinggi di atas Amerika Selatan dengan kamera yang sangat bagus," tambahnya.

Dalam bukunya, dia mengklaim mengemukakan bukti ilmiah, namun pembaca yang mengomentari buku tersebut mengatakan argumen tersebut dengan cepat berkembang menjadi argumen religius.

"Nibiru dan cerita lainnya tentang planet yang miserius adalah tipuan internet," kata juru bicara Nasa.

loading...

Subscribe to receive free email updates: