Perundungan Mengerikan yang Diterima Anak Berkebutuhan Khusus

Anak berkebutuhan khusus. Foto: dailymail.co.uk.
Perundungan atau biasa dikenal sebagai bully yang terjadi kian memprihatinkan, apalagi yang terbaru anak sekolah dasar sampai meninggal dunia, akibat perundungan yang dilakukan oleh teman-temannya.

Bukan hanya kepada mereka saja perundungan dilakukan, bahkan yang parah yang terjadi dilakukan kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Mereka pelakunya merasa hebat, karena telah melakukan perbuatan yang cukup keji.

Bahkan yang terbaru memperlihatkan, sekelompok orang memakukan sebuah papan kayu ke kepala seorang anak berkebutuhan khusus, saat dia berjalan pulang dari mengunjungi neneknya. Dan kejadian ini pun menjadi viral dan dikecam banyak orang.

Dikutip dari dailymail.co.uk, Romeo Smith, sembilan tahun, dari Mansfield, didekati oleh kelompok orang yang mengayunkan tongkat dan memanggilnya dengan nama yang kejam, lalu dia memanjat pohon untuk mencoba kabur.

Tapi saat dia pulang, salah satu pelaku melemparkan papan kayu padanya dengan paku besar yang menonjol. Potongan kayu menimpa kepala bagian belakang anak muda itu,dan melekat pada tengkoraknya.
Paku di papan menancap tengkorak.
Saat itu, Romeo berjalan pulang bersama ibunya, Natasha, namun ia tertinggal jauh di belakang. Dan ia terkejut saat melihat ada luka di belakang kepala anaknya.

"Romeo tertinggal sedikit di belakang. Biasanya dia tertinggal sedikit di belakang saya, dia banyak melakukan banyak hal dan ini adalah sesuatu yang biasa saya lakukan. Dia suka berhenti dan melihat sesuatu. Jadi aku di depannya sedikit jauh," kata Natasha di rumah keluarga di Mansfield, Notts.

Sepotong paku dengan panjang satu inci tertanam di belakang kepala Romeo dengan kayu masih menempel. Ayahnya membawanya pulang, dan langsung membawanya ke rumah sakit.

Romeo dibawa ke Rumah Sakit Mill Manfield King dimana dokter memberinya morfin, dan melepaskan paku yang telah menusuk tengkoraknya.

Dia juga telah diberi beberapa antibiotik karena paku itu sangat kotor. Para dokter benar-benar menakjubkan, dan dia terlihat baik usai kejadian mengerikan tersebut.

"Jika saya bisa berbicara dengan anak laki-laki yang bertanggung jawab, saya akan menyuruh mereka untuk menghentikan intimidasi orang lain. Saya tidak ingin ini terjadi pada anak lain," tambahnya.

Loading...

Subscribe to receive free email updates: