Dianggap Penyihir, Wanita Dibakar Hidup-hidup oleh Keluarganya

Wanita dianggap penyihir.
Di beberapa negara praktik sihir masih kerap digunakan, untuk berbagai keperluan. Mulai dari menyembuhkan penyakit hingga menemukan membalas dendam, orang-orang masih menggunakan sihirnya.

Tetapi jika diketahui seseorang yang sedang melakukan praktik sihir ini, maka ia bisa berhadapan dengan orang-orang yang menentangnya, bahkan hukuman langsung bisa diberikan kepadanya hingga ajal menjelang.

Salah satunya wanita malang ini, yang dianggap penyihir bukan oleh orang lain tetapi oleh keluarganya sendiri. Ia pun langsung disiksa dan dibakar sampai meninggal, oleh anggota keluarganya sendiri. Lantas apa yang menyebabkan mereka menuduhnya sebagai penyihir?

Kanya Devi, 40 tahun, menjadi sasaran pelecehan yang mengerikan. ia dipaksa makan kotorannya sendiri dan dibakar di atas perapian oleh anggota keuarganya.

Devi yang merupakan seorang janda dari desa Kadera, Distrik Ajmer, Negara Bagian Rajasthan, India Utara, meninggal karena luka-lukanya. Dan anggota keluarga yang dituduh membakarnya, telah menyembunyikan tubuhnya barang bukti, kata polisi setempat dikutip dari Daily Mail.

Lima orang, termasuk keponakanperempuan Devi, kini telah ditangkap sehubungan dengan kematiannya. Namun, polisi mengatakan mereka memiliki barang bukti yang sulit dikenali, karena jenazahnya telah dikremasi.

Sementara, saksi yang merupakan anak laki-laki Devi yang berusia 15 tahun mengatakan telah menyaksikan serangan tersebut, namun ia diperintahkan untuk tidak melaporkannya ke polisi oleh seorang tetua desa.
Keluarga pembakar dan polisi.
Para tetua desa diduga telah 'membebaskan' para pelakunya, dengan memaksa mereka mengambil 'tempat suci' di sungai terdekat dan bertugas memberi makan sapi. Ia juga mengancam anggota keluarga Devi dengan sanksi sosial, jika mereka melaporkan masalah tersebut kepada polisi.

Tapi ketika Mahadev Regar, seorang aktivis kerabat dan lokal, pergi ke pemakaman Devi, ia langsung menelepon polisi saat mengetahui bagaimana mengerikannya Devi meninggal dunia.

"Pada tanggal 8 Agustus, Mahadev mengajukan keluhan namun kami menunggu pengaduan oleh kerabat dekat. Setelah putrinya yang berusia 23 tahun, Maya Devi mengajukan sebuah keluhan, kami mengajukan sebuah laporan pada hari Minggu," ucap seorang juru bicara kepolisian.

Inspektur polisi Rajendra Singh mengatakan: "Dia disiksa. Terdakwa telah mengaku memaksanya untuk makan kotoran, memukul dan membakarnya. Lima dari enam tersangka pembunuhan telah ditangkap."

Para Terdakwa kini telah ditangkap karena dicurigai melakukan pembunuhan, menyebabkan hilangnya bukti, dua tuduhan perburuan penyihir dan menyebabkan kematian seorang wanita yang tidak wajar.

Foto: dailymail.co.uk
loading...

Subscribe to receive free email updates: