Ibu 17 Tahun Tinggalkan Bayinya Hingga Tewas di Dalam Mobil

Mobil di bawah sinar matahari.
Mobil memang bukan tempat yang ideal untuk beristirahat, apalagi saat siang hari. Meskipun air conditioner di dalam mobil dinyalakan, hal tersebut pun tetap saja berbahaya bagi kesehatan bahkan nyawa Anda.

Namun, tidak sedikit orang-orang yang nekat bahkan lupa telah meninggalkan peliharaan bahkan anak kecil di dalam mobil. Dan kejadian ini tidak sedikit yang berakhir tragis, di mana mereka tewas di dalamnya.

Kejadian terbaru menimpa seorang balita yang masih berusia 19 bulan, di mana ia ditinggalkan ibunya yang masih muda di dalam mobil. Dan bayi yang malang ini pun tewas. Lalu apa yang dilakukan oleh ibunya hingga tega meninggalkan anaknya di dalam mobil?

Dikutip dari Daily Mail, ibu dan pacarnya yang masih berusia 17 tahun tidak ingin membangunkan anaknya, setelah perjalanan panjang menggunakan mobil.

Ia dan pasangannya--yang tidak disebutkan namanya--membiarkan anak tersebut tertidur, saat mereka menuju ke rumah untuk tidur siang di kota Nenzing, barat di Vorarlberg.

Kemudian pacar sang ibu bergegas ke mobil, dan ia menemukan anaknya sudah menjadi mayat, mennurut polisi setempat. Padahal, suhu saat itu sekitar 30 derajat celcius.

"Hasil autopsi di Innsbruck menyimpulkan penyebab kematian anak ini sebagai sengatan panas," sebuah pernyataan dari pihak kepolisian.

Dan pasangan muda ini sekarang menerima konseling. Tragisnya, ini bukan pertama kalinya seorang anak meninggal setelah ditinggalkan di sebuah mobil panas.

Pada bulan Mei, seorang bayi perempuan berusia tujuh bulan meninggal setelah ditinggalkan di sebuah mobil yang panas selama 'beberapa jam' di desa Dundrum, County Tipperary.

Pada bulan Juni, dua anak meninggal setelah ibu mereka meninggalkan mereka di sebuah mobil di Texas. Nah, ini menjadi perhatian bagi orangtua, untuk tidak meninggalkan anaknya di dalam mobil apapun alasannya.

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Subscribe to receive free email updates: