Katak 'Pacman' Prasejarah Miliki Gigitan Sekuat Harimau

Katak bertanduk.
Katak adalah salah satu binatang amfibi yang telah hidup sejak zaman dinosaurus, dan mereka salah satu yang berhasil selamat dari kepunahan massal. Banyak sekali jenis katak yang ada di berbagai belahan dunia.

Biasanya kita tidak takut saat menghadapi katak, karena ukurannya cukup kecil. Tapi Anda jangan macam-macam dengan katak yang satu ini, karena gigitannya ternyata bisa sama dengan seekor harimau.

Seekor katak besar yang bernama Beelzebufo, yang hidup sekitar 68 juta tahun yang lalu di Madagaskar pasti ternyata bisa memakan dinosaurus kecil. Lantas apakah keturunan katak ini masih hidup saat ini?

Penemuan itu terjadi setelah para peneliti mengukur kekuatan gigitan katak bertanduk Amerika Selatan, yang dikenal sebagai katak Pacman karena bentuknya yang bundar dan mulutnya yang besar.

Studi ini menemukan bahwa, katak ini memiliki kekuatan gigitan yang serupa dengan pemangsa mamalia, sementara katak Beelzebufo--yang kini punah--mungkin memiliki gigitan sekuat serigala atau harimau.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports, menganalisis kekuatan gigitan katak bertanduk Amerika Selatan dari genus hidup Ceratophrys, yang dianggap sangat mirip dengan katak Beelzebufo yang telah punah.

Katak ini memiliki nafsu yang besar dan kepala besar, sama seperti pendahulunya, dan katak bertanduk ini juga sangat populer di perdagangan hewan peliharaan internasional.

"Berbeda dengan mayoritas katak yang memiliki rahang lemah dan biasanya mengonsumsi mangsa kecil, katak bertanduk menyergap hewan sebanyak mereka bisa--termasuk katak, ular, dan tikus lainnya," kata Dr Marc Jones, seorang peneliti di University of Adelaide's School of Ilmu Biologi dan peneliti utama penelitian ini.
Gigi tajam katak bertanduk.
Para periset menemukan bahwa katak bertanduk kecil, dengan lebar kepala sekitar 4,5 sentimeter, bisa menggigit dengan kekuatan 30 newton (N) atau sekitar 3 kilogram.

Percobaan penskalaan, yang membandingkan kekuatan gigitan dengan ukuran kepala dan tubuh, menghitung bahwa katak bertanduk besar yang ditemukan di dataran rendah tropis dan subtropis di Amerika Selatan, dengan lebar kepala hingga 10 sentimeter, akan memiliki menggigit kekuatan hampir 500 newton, yang sebanding dengan reptil dan mamalia dengan ukuran kepala yang sama.

"Ini akan terasa seperti memiliki 50 liter air yang seimbang di ujung jari Anda," kata Dr Kristopher Lappin, Profesor Ilmu Biologi di Universitas Politeknik Negeri California.

Berdasarkan perhitungan skala mereka, para periset memperkirakan kekuatan gigitan kodok raksasa Punel Beelzebufo mencapai 2200 newton, sebanding dengan predator mamalia hebat seperti serigala dan harimau.

"Gigitan Beelzebufo yang besar pasti luar biasa, pastinya bukan sesuatu yang ingin saya alami secara langsung," tambahnya.

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Subscribe to receive free email updates: