Reaksi Warga Dunia Lihat Ritual 'Mengurus' Mayat di Toraja

Ritual Ma'nene di Tana Toraja.
Kebanyakan kita pasti akan lari ketakutan, apabila mayat yang ada di hadapan kita bangun atau bergerak. Bahkan, tidak sedikit yang memilih untuk tidak melihat mereka yang sudah meninggal dunia, dikarenakan ketakutannya.

Tapi bagi masyarakat Tana Toraja, memegang mayat yang sudah meninggal hingga puluhan tahun adalah hal yang biasa. Adalah tradisi yang bernama Ma'nene yang telah dilakukan sejak nenek moyang, kerap dilakukan setiap tahunnya.

Kerabat yang masih hidup akan 'membangunkan' mayat, baik untuk mengganti baju hingga merokok. Dan tradisi ini pun disorot oleh media dunia. Dan reaksi mereka sungguh di luar dugaan, saat melihat tradisi yang satu ini.

Orang Toraja dari dataran tinggi di Sulawesi Selatan, memang memiliki hubungan yang sangat dekat dengan orang sudah meninggal dunia, di mana mereka kerap menyimpan jasad di rumah selama berminggu-minggu bahkan bertahun-tahun sebelum menguburnya.

Bahkan begitu mayat-mayat itu dikuburkan, mereka akan kembali digali, di mana rambut yang tumbuh akan dipotong, pakaian diganti dengan yang baru dan bahkan disuruh merokok, dan dipertemukan kembali dengan keluarga.
Ritual membersihkan mayat di Tana Toraja.
Ini adalah cara mereka menghormati orang mati. Tidak ada yang berkabung. Ini adalah saatnya untuk membahagiakan mereka yang sudah meninggal dunia.

Tidak ada yang tahu persis kapan atau bagaimana budaya Toraja ini dimulai, karena suku tersebut hanya mengembangkan bahasa tulisan beberapa waktu pada awal 1900-an, menurut National Geographic.

Salah satu media dunia, dailymail.co.uk, mengintip ritual yang satu ini. Dan reaksi pembaca pun sungguh kaget bukan kepalang. Daisy08, dari Toronto, Kanada, menuliskan: "Terima kasih Tuhan aku tinggal di Kanada."

Sementara AveryG123, Sandusky, dari Ameika Serikat, menuliskan: "Saya tidak mau bertemu dengan mereka yang disayangi sudah menjadi mayat selama 20 tahun lamanya."

Dan pengguna bernama valleyb, dari orlando, Amerika menuliskan: "Tidak, ini jalan menuju neraka."

Foto: dailymail.co.uk.
Loading...

Subscribe to receive free email updates: