Ada Lafaz Allah, Benarkah Bangsa Viking Penganut Ajaran Islam?

Sisa-sisa pakaian berlafaz Allah.
Bangsa viking sudah terkenal di dunia sebagai bangsa petarung dan penakluk. Namun masih banyak yang menjadi misteri tentang kebudayaan bangsa viking yang hidup sejak 2.000 tahun silam, termasuk agama yang mereka anut.

Tapi seiring dengan banyaknya ditemukan artefak-artefak kuno yang dipercaya dari zaman Vikign berkuasa, satu persatu misteri mulai terkuak. Dan yang terbaru ditemukannya sebuah pakaian dari pemakaman, yang mengungkap jika bangsa ini terkait dengan Islam.

Sebuah tim peneliti menemukan sebuah pakaian di pemakaman dari abad ke 9 dan 10, di mana telah mengungkapkan adanya tulisan Arab yang bertuliskan lafaz Allah. Lantas apakah mereka sudah masuk ke dalam ajaran Islam?

Kehadiran artefak Islam di lokasi bangsa Viking menjelaskan adanya bukti penjarahan dan perdagangan, namun temuan baru terus mengungkapkan, jika hubungan tersebut ternyata lebih erat antara dua budaya.

Periset percaya, penemuan terbaru menunjukkan kemiripan antara pandangan Viking dan Muslim tentang kehidupan akhirat.

Pakar dari Universitas Uppsala di Swedia membuat ulang penemuan tersebut, dengan menciptakan kembali pola tekstil yang ditemukan di pita anyaman bangsa Viking.

Mereka menemukan bahwa benda-benda itu, yang digunakan sebagai inspirasi untuk pameran Viking Couture di Museum Enköping, berisi karakter Kufi, bukan pola pakaian Viking tradisional seperti yang telah diasumsikan.

Bukan hanya lafaz Allah, Ali, sepupu dan menantu Nabi Muhammad SAW, juga disebutkan dalam pola pakaian tersebut.

Karakter kufik biasanya ditemukan pada Zaman Viking baik di mosaik, monumen pemakaman atau mausoleum, terutama di Asia Tengah.

Teks serupa juga pernah ditemukan di pita tenunan, yang merupakan bagian dari pakaian bagi mayat yang ditemukan di dalam kuburan, terutama di situs seperti Birka di Mälardalen, dan di boatgraves di daerah Gamla Uppsala.

Annika Larsson, peneliti arkeologi tekstil di Departemen Arkeologi dan Sejarah Kuno di Universitas Uppsala, mengatakan: "Ini adalah pemikiran mengejutkan. Kita sering berpendapat bahwa benda-benda Timur di kuburan Bangsa Viking adalah hasil rampasan atau perdagangan.

Namun peneliti menduga jika bangsa viking tidak menganut ajaran Islam, tapi kebiasaan yang ada di pemakaman Viking dipercaya dipengaruhi oleh Islam dan gagasan tentang kehidupan kekal di surga setelah kematian.

Ini bukan pertama kalinya sebuah artefak bangsa Viking yang ditemukan memiliki hubungan dengan Islam. Sebuah cincin, yang dibuat lebih dari 1.000 tahun yang lalu, mengkonfirmasi kontak antara bangsa Viking dan dunia Islam.

Namun rupanya, banyak orang yang marah di Skandinavia, yang bangga dengan keturunan mereka Viking karena mereka dikaitkan dengan ajaran Islam.

Berbicara kepada Yle, Larrson berkata: "Reaksi negatif berasal dari xenofobia, tanpa pengecualian. Hubungan antara Islam dan viking anggap sangat mengganggu."

VIKING DAN PERDAGANGAN ISLAM

Orang-orang Skandinavia diketahui telah menukar benda-benda kaca dari Mesir dan Mesopotamia sejak 3.400 tahun yang lalu.

Ada kemungkinan juga bahwa orang-orang Viking mengambil barang-barang kaca langsung dari wilayah tersebut, daripada menunggu mereka menuju ke utara melalui jaringan perdagangan.

Teks kuno menyebutkan perdagangan yang terjadi antara orang-orang Viking dan peradaban Islam, yang membentang dari Laut Tengah ke Asia Barat.

Ekspedisi Viking dikatakan telah menyebar dari Eropa Barat ke Asia Tengah. Dari sinilah sumber-sumber menunjukkan, sejauh mana bangsa Viking melakukan kontak dengan Dunia Islam pada zaman kuno.

Sejarawan di Baghdad dan daerah lain di dunia Muslim memberikan reputasi bagi bangsa Viking sebagai 'pejuang dan pedagang yang fokus utamanya pada perdagangan.'

Namun, penulis Al-Andalus di Spanyol berbeda pendapat, karena sering terjadi serangan yang dilakukan oleh Viking di wilayah tersebut.

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ada Lafaz Allah, Benarkah Bangsa Viking Penganut Ajaran Islam?"

Posting Komentar