Dokter Keluarkan 100 Macam Logam dari Lambung Seorang Pria

Logam di dalam lambung.
Setiap perubahan yang ada di dalam tubuh, pasti berpengaruh terhadap organ lainnya, terutama jika muncul rasa sakit. Munculnya rasa sakit tersebut, memberikan kita sinyal untuk segera melakukan sebuah tindakan.

Bahkan, rasa sakit di dalam tubuh pun menjadi sebuah isyarat jika ada yang tidak beres yang sedang terjadi. Seperti pria asal Prancis, yang kerap merasakan sakit di perutnya yang terus menerus.

Dan saat memeriksakan dirinya ke dokter, mereka pun dibuat kaget dengan ditemukannya ratusan logam keras dan tajam di dalam lambungnya. Bagaimana bisaa logam-logam tersebut bisa sampai di sana? Berikut penjelasannya.

Pria 52 tahun tersebut telah pergi ke ruang gawat darurat sebanyak lima kali dalam lima tahun, karena dia muntah darah dan mengalami rasa sakit yang hebat akibat benda-benda keras di dalam perutnya.

Dia telah menjalani lima operasi di mana kuku, sekrup, pisau, mur, kepala obeng, pegangan sendok, kerikil, mesin cuci, kawat besi dan koin dikeluarkan dari perutnya.

Meski menerima perawatan psikiatri, pria dari Prancis itu, tidak pernah kapok dan selalu menelan barang-barang yang keras ini.

Dia pertama kali pergi ke rumah sakit pada bulan Mei 2012, dan menunjukkan tanda-tanda penyumbatan lambung, yang membuat dokter harus mengeluarkan bezoar secara endoskopi.

Delapan bulan kemudian, pasien tersebut dirawat di rumah sakit karena alasan yang sama. Dia kemudian dioperasi, karena dokter menemukan kuku, pisau dan benda tajam lainnya di perutnya.

Dia juga mengunjungi rumah sakit untuk ketiga kalinya, sekitar tahun 2013 dan dokter mengeluarkan benda yang sama juga.

Pria ini ini ternyata mengalami kondisi yang disebut bezoar, yang terjadi pada orang-orang dengan cacat perkembangan atau gangguan kejiwaan, dan sering menelan benda yang tidak dapat dicerna oleh tubuh.

Foto: dailymail.co.uk.
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dokter Keluarkan 100 Macam Logam dari Lambung Seorang Pria"

Posting Komentar