Akibat 'Kerja Rodi', Pegawai Amazon Banyak Dilarikan ke RS

Pekerja Amazon kelelahan.

Setiap orang terutama pria membutuhkan pekerjaan, untuk bisa menghasilkan uang. Meskipun tidak sedikit orang-orang yang mencari uang dengan susah payah, dan menjadi seorang buruh. Namun itu semua harus dilakukan.


Bukan hanya di negara-negara berkembang saja orang-orang harus bekerja banting tulang, di negara maju pun sama saja. Salah satunya di perusahaan online terbesar di dunia, Amazon.

Ternyata tidak semua pegawainya bekerja dengan nyaman, mereka pun ada yang harus 'kerja rodi'. Di mana dalam satu minggu, para staf di Amazon harus bekerja melebihi jam kerjanya. Bahkan banyak yang dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Jadi Model Obat Kuat, Wanita Berjilbab Ini Dikecam Netizen

Dalam deretan foto yang beredar terlihat, staf Amazon tertidur di tempat kerja mereka saat harus bekerja 55 jam dalam satu minggu. Mereka berjuang untuk memenuhi target gudang, dalam sebuah penyelidikan.

Staf yang letih bahkan harus bekerja lebih giat lagi, dan mereka kerap diawasi. Bahkan untuk pergi ke toilet saja, mereka harus berjalan sampai 1 kilometer jauhnya.

Klaim di sebuah surat kabar dibuat tentang gudang terbaru pengecer online - yang menurut perusahaan disebut sebagai 'pusat pemenuhan' - di Tilbury, Essex.
Staf amazon tidur kelelahan.
Pabrik pengepakan ini adalah yang terbesar di Eropa, seukuran 11 kali lapangan sepak bola. Dan mereka bisa mengirimkan lebih dari 1.2 juta item tahun ini.

Penyelidikan tersebut dilakukan oleh seorang reporter, yang menyamar untuk Sunday Mirror, dan menghabiskan lima minggu di sana.

Dia mengatakan, bahwa beberapa rekannya sangat lelah bekerja 55 jam seminggu, sehingga mereka 'tidur telungkup' di tempat kerjanya.

"Mereka yang tidak dapat memenuhi target, akan dihukum sehingga banyak yang harus dibawa oleh ambulans," tutur reporter tersebut dikutip dari Dailymail.

Hal ini terjadi pada saat Amazon telah berjanji, untuk memperbaiki kondisi pegawainya usai tuduhan kondisi buruk dan gaji rendah. Bahkan pekerja Amazon di Italia dan Jerman melakukan mogok kerja, sebagai bentuk protes atas beban kerja mereka.

Amazon mengatakan: "Amazon menyediakan tempat kerja yang aman dengan gaji dan tunjangan yang kompetitif. Seperti kebanyakan perusahaan, kami mengharapkan tingkat kinerja tertentu."

Baca Juga: 10 Suku Terasing di Amazon Dibantai Penambang Emas

Amazon sendiri telah membuat penjualan sebesar 7,3 miliar poundsterling di Inggris tahun lalu, dan mempekerjakan 24.000 orang.

Tapi gudang mereka yang ada di Essex tidak memiliki cahaya alami, jadi staf tidak dapat melihat apakah siang atau malam di luar. Dan reporter yang menyamar itu, bekerja dari jam 7.30 pagi sampai jam 6 sore dengan dua jam istirahat, memberi waktu yang cukup untuk berlomba ke kantin makanan.

Amazon juga membela diri, setelah terungkap bahwa ambulans kerap ke gudang selama 43 kali tahun lalu.

Keadaan darurat mencakup 15 klasifikasi Kategori A yang paling serius, dengan 23 pekerja dibawa ke rumah sakit terdekat. Pemanggilan ke depot di Dunfermline melibatkan dua staf yang dirawat karena jatuh, sebuah panggilan tentang 'luka traumatis' dan dua untuk 'kecelakaan industri'.

Juru bicara Amazon mengatakan: "Pakar keamanan independen memastikan kepatuhan kami, terhadap semua undang-undang dan peraturan yang relevan."

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Akibat 'Kerja Rodi', Pegawai Amazon Banyak Dilarikan ke RS"

Posting Komentar