Penyebab Rematik Ternyata Susu dan Daging Sapi

Rheumatoid arthritis mungkin masih asing di telinga kita, tapi bagaimana dengan rematik? Mungkin bukan hal yang asing lagi, bukan. Tapi apakah Anda tahu apa penyebab rematik yang paling umum?

Penyakit ini bisa menyebabkan rasa sakit, bengkak dan kaku pada persendian. Tentunya akan membuat aktivitas kita terganggu, apalagi jika Anda sedang bekerja.
minum susu
Minum susu.
Nah, cara ampuh untuk menghindari rematika adalah mengetahui penyebab rematik itu sendiri. Dan kini ahli medis mengungkapkan, jika susu dan daging sapi ternyata bisa menyebabkan penyakit yang satu ini.

Periset menemukan bahwa strain bakteri yang ditemukan dalam susu dan daging sapi, bisa menjadi pemicu kondisi yang menyiksa ini. Terutama pada mereka yang berisiko secara genetik.

Mycobacterium avium subspesies paratuberculosis, yang dijuluki MAP, ditemukan di sekitar setengah sapi di Amerika Serikat. Dan dapat menyebar ke manusia melalui konsumsi susu, daging sapi dan hasil ternak lainnya.

Studi yang dipublikasikan di Frontiers in Cellular and Infection Microbiology, adalah yang pertama menghubungkan produk sapi dengan penyakit sendi ini.

Rheumatoid arthritis, yang mempengaruhi hampir 1,3 juta orang dewasa di Amerika Serikat, adalah penyakit autoimun dan inflamasi yang dapat menyebabkan rasa sakit dan kelainan bentuk tubuh.

Kondisi tersebut menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang sel sehat, karena kesalahan. Sehingga terjadi pembengkakan yang menyakitkan, pada bagian tubuh yang terkena rematik.

"Kami tidak tahu penyebab rheumatoid arthritis, jadi kami senang menemukan hubungan ini," kata peneliti Dr. Shazia Bég, rheumatologist di University of Central Florida dikutip dari dailymail.co.uk.

Untuk penelitian tersebut, peneliti menganalisis sampel darah sebanyak 100 orang.

Mereka menemukan bahwa 78 persen dari mereka yang menderita rheumatoid arthritis, ditemukan memiliki varian gen PTPN2 / 22, dan 40 persen dari jumlah tersebut dinyatakan positif terhadap MAP.

"Kami percaya bahwa individu yang lahir dengan mutasi genetik ini dan yang kemudian terpapar MAP, dengan mengkonsumsi susu atau daging yang terkontaminasi dari ternak yang terinfeksi memiliki risiko lebih tinggi terkena rheumatoid arthritis," kata Dr Saleh Naser, peneliti dan spesialis penyakit menular.

Meski susu dianggap baik untuk tulang, persendian bisa menjadi masalah lain bagi sebagian orang.

Penyakit ini umumnya menyerang persendian di tangan, pergelangan tangan, dan lutut. Wanita sampai tiga kali lebih mungkin untuk mengembangkan rematik daripada pria. Mereka yang memiliki riwayat keluarga rheumatoid arthritis juga lebih rentan.

Loading...

Belum ada Komentar untuk "Penyebab Rematik Ternyata Susu dan Daging Sapi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel