Pawang Tewas oleh Harimau yang Dibesarkannya dari Kecil

Memelihara atau membesarkan hewan pemangsa, bukan berarti membuat mereka jinak. Salah satunya kucing-kucing besar seperti singa, harimau bahkan beruang. Meskipun ada beberapa pemangsa yang 'sukses' ditaklukkan pemiliknya.

Namun tetap saja, naluri mereka akan berburu ada. Dan kesukaan mereka akan daging bisa tetap tinggi. Kejadian baru-baru ini memperlihatkan kepada kita, harimau yang sudah dibesarkan dari kecil pun bisa membunuh pawangnya.

Harimau bunuh pawangnya di depan pengunjung
Harimau bunuh pawangnya di depan pengunjung.
Kejadian mengerikan ini terjadi pada penjaga kebun binatang. Di mana ia dianiaya dan dimakan hidup-hidup oleh harimau, yang dia asuh dari masih kecil. Dan kejadian ini berlangsung saat pengunjung sedang banyak-banyaknya.

Dikutip dari Daily Mail, penjaga kebun binatang ini diidentifikasi hanya sebagai Wu. Saat itu ia sedang bersama harimau, di dalam kandang yang digunakan untuk latihan, pada hari Minggu 11 Maret.

Tiba-tiba, kucing besar yang 'cukup jinak' itu masuk dan mengigitnya sampai mati, menurut pejabat di Kota Fuzhou di provinsi Fujian, China timur.

Wu, yang bekerja di Kebun Binatang Fuzhou, mengasuh harimau itu sejak berumur satu tahun. Dan harimau tersebut telah dijinakkan melalui interaksi jangka panjang, dengan manusia.

Kejadian ini berhasil direkam, oleh salah satu pengunjung kebun binatang. Dalam rekaman tersebut terlihat, harimau berdiri di atas tubuh pelatihnya yang sudah tak bernyawa di dalam kandang. Seseorang berteriak: 'Hubungi polisi!'

Mereka akhirnya sampai di kandang dan melihat korban sudah tidak bernyawa.

Kebun Binatang Fuzhou mengatakan, hewan yang digunakan untuk tampil bagi pengunjung sebagai bagian dari sebuah acara yang dioutsourcing ke sirkus dari Provinsi Anhui, China timur.

Baca Juga: Dua Tokek Selamatkan 'Temannya' yang Dimakan Ular, Berhasilkah?

Loading...

0 Response to "Pawang Tewas oleh Harimau yang Dibesarkannya dari Kecil"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel