Meskipun Buta, Remaja Ini Bisa 'Melihat' Secara Normal

Remaja dengan mat ayang tidak lagi bisa melihat.
Tidak ada orang yang menginginkan tidak bisa melihat atau buta, dengan alasan apapun. Bahkan kita selalu ingin melihat keindahan dunia yang ada di sekeliling kita, mulai dari dalamnya laut hingga puncak gunung.

Namun, kebutaan bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari serangan penyakit hingga kecelakaan. Salah satunya terjadi pada remaja yang satu ini. Di mana ia telah kehilangan penglihatannya sejak berumur 3 tahun.

Saat terlahir ke dunia, remaja bernama Ben ini terlahir dengan sempurna. Tapi di usia dua tahun mulai terlihat kelainan pada matanya. Dan pada usia 3 tahun, ia benar-benar tidak bisa melihat bahkan bola matanya harus dikeluarkan.

Tapi siapa sangka, jika saat ini Ben benar-benar bisa 'melihat' layaknya manusia normal.

Hal ini disebabkan Ben mengembangkan kemampuan lain yang luar biasa. Telinganya menjadi sangat peka terhadap suara-suara yang ada di sekitarnya.

Bahkan, ia mengembangkan sebuah sistem seperti kelelawar dan sonar kapal selam, untuk 'melihat' benda-benda di sekitarnya. Dan ia juga mengembangkan bunyi yang dikeluarkan dari mulutnya.

Dengan klik-klik yang dikeluarkannya, ia seolah-oleh melihat benda di sekelilingnya. Makanya tidak heran, jika Ben bisa bersepeda, berjalan tanpa tongkat, bahkan menggunakan sepatu roda.

Video yang diunggah oleh akin Daily Viral Stories tentang kehidupan Ben juga telah ditonton lebih dari 4,6 juta tayangan.

Dalam video tersebut juga terlihat, jika para ahli penasaran dan melakukan beberapa uji coba untuk menguji kemampuan echolocation yang dimiliki Ben. Seperti apa kemampuan Ben. Simak videonya di bawah ini:

Loading...

1 Response to "Meskipun Buta, Remaja Ini Bisa 'Melihat' Secara Normal"

  1. walaupun kedua matanya seperti itu masih bisa melihat dengan normal subhanallah di balik itu semua ada hikmahnya ya kk... nice artikel..

    kalo ada waktu senggang mampir ya kk
    Klinik Kecantikan Jakarta
    Digitalnusa

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel