Dirantai dan Meratap, Anak Gajah Dipaksa Hidup Tanpa Induknya

Anak gajah dirantai dan menangis
Anak gajah dirantai dan menangis. Foto: dailymail.co.uk.
Setiap makhluk hidup pasti membutuhkan induknya, sebagai penjaga sekaligus memberinya makanan di awal-awal kelahirannya. Bahkan, pemangsa yang kejam sekalipun akan menunjukkan kasih sayang kepada anak-anaknya.

Baik induk maupun anak yang ditinggalkan, pasti akan merasakan kesedihan. Dan banyak sekali video yang beredar menunjukkannya. Salah satunya anak gajah ini, yang dirantai dan ditempatkan di dalam sebuah kandang.

Anak gajah bernama Suman ini, bahkan terlihat menangis untuk ibunya saat dia berjuang melawan tali yang menahan kakinya di kandang beton hanya selebar beberapa meter. Apa yang sebenarnya terjadi pada gajah kecil ini?

Anak gajah berusia enam tahun itu, belum pernah melihat ibunya, Chanda. Ia dibeli secara ilegal dari sirkus, dan pindah ke negara bagian lain di India.

Alih-alih dibesarkan dengan kasih sayang, Suman dilatih menggunakan teknik brutal yang akan melukainya, sehingga dia bisa dijual ke sirkus atau kuil.

Suman dimiliki oleh Sameer 'Ballu' Khan, yang membeli dan menjual gajah di pasar gelap dan menyewakannya sebagai hiburan.

Pemelihara binatang brutal ini bahkan meminjamkan mereka ke acara TV, pernikahan dan fungsi lainnya, tanpa menyatakan pendapatan apa pun dan menggunakannya untuk membeli tanah dan lebih banyak gajah.

Suman dirantai di kandang beton kecil
Suman dirantai di kandang beton kecil.
Sementara Chanda digunakan untuk mengantar para turis di Jaipur dan ayahnya Suman, Bijli, disewakan untuk festival, pernikahan, dan prosesi lainnya.

Khan juga diduga menyerang gajah dengan kapak, dalam upaya untuk mematahkan semangat mereka, sehingga akan lebih mudah untuk dilatih.

Gajah tidak dapat dibeli, dijual, atau dipindahkan secara legal di negara bagian di bawah hukum India, tetapi pedagang pasar gelap melawan hukum dengan membayar uang tunai.

Penyelamat SOS Wildlife mengatakan, Suman akan segera dijual kepada pembeli kaya dan menghilang, kecuali pemerintah bertindak untuk mengambilnya dari para penculiknya.

"Saya sangat ngeri dengan situasi genting yang dihadapi bayi gajah ini," kata presenter TV dan pelindung SOS Margasatwa Paul O'Grady.

Baca Juga: Video Kobra Bertelur Ini Bikin Heboh

"Ini memilukan, tetapi kita semua harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan gajah-gajah ini dari orang jahat di Jaipur," tambahnya.

Loading...

0 Response to "Dirantai dan Meratap, Anak Gajah Dipaksa Hidup Tanpa Induknya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel