Kemoterapi yang Membunuh Pasien Bukan Penyakit Kanker

Kemoterapi
Kemoterapi. Foto: stethnews.com
Kanker adalah penyakit yang menakutkan dan memang seharusnya demikian. Ini adalah salah satu penyebab utama kematian terbesar tidak hanya di Amerika Serikat, tetapi di seluruh penjuru dunia lainnya.

Penyakit kanker pada umumnya tidak dapat diobati, tetapi ada cara untuk menghentikan penyebaran penyakit ini, salah satunya dengan kemoterapi. Cara ini sebenarnya dianggap sebagai pilihan paling populer.

Beberapa orang mungkin tidak senang mendengar hal ini. Bahkan kemoterapi dikatakan tidak efektif sama sekali. Dalam banyak kasus, pasien harus melalui banyak rasa sakit dengan harapan mereka akan merasa lebih baik. Benarkah demikian?

Dikutip stethnews.com, seorang profesor dari University of California, Berkeley bernama Dr. Hardin B. Jones menyatakan bahwa ia mempelajari pasien kanker dalam rentang hidupnya.

Dia membandingkan mereka yang dirawat di bawah kemoterapi dan mereka yang tidak menjalani prosedur ini. Pengamatannya sederhana: kemoterapi tidak berfungsi karena alasan berikut:


  • Kemoterapi adalah racun dan karena itu beracun bagi tubuh pasien. Ini menyebabkan pasien meninggal dengan cara mengerikan.
  • Mereka yang menjalani kemoterapi meninggal lebih awal daripada mereka yang bahkan tidak menjalani perawatan.
  • Pasien kanker yang tidak menjalani kemoterapi, rata-rata hidup 12 setengah tahun berdasarkan penelitian Dr. Jones.
  • Sementara itu, mereka yang menjalani kemoterapi hanya hidup rata-rata tiga tahun.


Kemoterapi Bukan untuk Pasien Kanker Payudara


Bagi mereka yang mengidap kanker payudara atau mereka dengan orang yang dicintai yang menderita penyakit ini, salah satu pilihan pertama adalah melalui kemo.

Tapi Dr. Jones, berdasarkan penelitiannya yang mengambil lebih dari 25 tahun mengamati pasien kanker, menemukan bahwa mereka yang menolak menjalani kemo hidup lebih lama daripada mereka yang melakukannya.

Bahkan, pasien kanker yang menolak kemo mampu hidup empat kali lebih lama, daripada mereka yang memilih mengikuti sistem terapi konvensional.

Namun, jenis informasi ini bukanlah sesuatu yang akan didengar siapa pun di media mainstream. Dr Jones, bersama dengan ahli lain yang menentang kemoterapi untuk pasien kanker, menyatakan bahwa menyuntikkan racun ke tubuh bukanlah cara untuk bertahan hidup dari kanker. Singkatnya, kemoterapi bukanlah obat, tetapi menyebabkan kerusakan fatal.

Baca Juga: Viral Video Mengejutkan Perbedaan Paru-paru Sehat dan Perokok

Dr. Jones juga menekankan bahwa bukan hanya kemoterapi, tetapi juga operasi dan terapi radiasi yang dapat membunuh orang.

Loading...

0 Response to "Kemoterapi yang Membunuh Pasien Bukan Penyakit Kanker"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel