Detik-detik Seorang Pria Dibunuh di Depan Istrinya yang Sedang Hamil

Detik-detik pembunuhan di depan rumah sakit. Gambar: dailymail.co.uk.
Pembunuhan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Bahkan, pelakunya bisa melakukannya di siang hari dan dikeramaian. Tentunya ini membuat kita selalu waspada, terutama jika memiliki 'musuh' atau orang yang membenci dengan suatu alasan.

Kejadian pembunuhan tragis seperti ini juga menimpa seorang pria, yang merupakan suami dari istri yang sedang hamil. Bahkan, pembunuhan mengerikan ini terjadi di depan istrinya yang sedang hamil.

Kejadian nahas ini juga terekam oleh kamera pengawas. Seperti apa kejadiannya? Simak di tautan berikut ini.

Dikutip dari Daily Mail, Pranay Kumar, 24 tahun, saat itu meninggalkan rumah sakit dengan istri yang berumur 23 tahun, di Amrutha Varshini, India di sebuah desa dekat kota Hyderabad. Kejadian ini berlsung pada tanggal 14 September.

Dalam rekaman kamera terlihat, seorang pria tak dikenal berjalan di belakang Pranay dengan membawa parang. Ia kemudian menghantamnya dari belakang tepat leher Pranay, sementara Amrutha hanya bisa pasrah melihat kejadian tersebut.

Istri yang putus asa itu terlihat berusaha menghentikan serangan, ketika Pranay terjatuh ke tanah. Tetapi pria itu memberikan pukulan keras di kepalanya.

Penyerang kemudian membuang parangnya, dan berjalan pergi ketika Amrutha berjalan di dalam rumah sakit, untuk memanggil bantuan ketika suaminya yang terserang.

Meskipun ada upaya medis, ia meninggal dunia karena luka-lukanya. Polisi sedang menyelidiki serangan itu sebagai pembunuhan demi kehormatan, di mana mereka yakini dilakukan karena keduanya berasal dari kasta yang berbeda.

Amrutha berasal dari kasta vaishya, yang terdiri dari petani dan pedagang. Sementara Pranay adalah seorang Kristen Dalit, juga dikenal sebagai 'tak tersentuh'.

Pasangan ini awalnya menikah pada bulan Januari, melawan keinginan kedua keluarga mereka.

Pasangan suami istri asal India
Namun, keluarga Pranay sejak itu menerima pernikahan dan memutuskan untuk mengadakan resepsi, pada bulan Agustus lalu.

Nalgonda Srinivas, wakil inspektur polisi, mengatakan: "Saya punya kecurigaan tentang ayah [Amrutha] dan telah memperingatkan pasangan itu. Ketika mereka mengadakan resepsi pada bulan Agustus, kami memberikan pengamanan di tempat tersebut sehingga tidak ada hal buruk yang terjadi."

Amrutha mengatakan kepada media setempat bahwa, dia yakin pamannya berada di balik serangan itu. Petugas sedang menyelidiki tetapi belum melakukan penangkapan.

Brahmana, Ksatria, Waisya dan Shudra: Sistem kasta, dan bagaimana pemerintah India mengambil langkah-langkah untuk membatasi diskriminasi kasta?

Sistem kasta India adalah salah satu bentuk tertua hierarki sosial yang ada. Dikembangkan selama ribuan tahun, sistem ini bergantung pada karma (kerja) dan dharma (agama) untuk menentukan status sosial umat Hindu.

Sistem kasta membagi umat Hindu ke dalam empat kategori utama - Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra. Puncak dalam hierarki Hindu adalah para Brahmana, yang secara tradisional mengisi pekerjaan yang paling berkekuatan tinggi.


Ksatria, atau prajurit dan penguasa, datang kedua.

Vaishyas, atau pedagang, dan sebagian besar terdiri dari pengusaha dan wanita.

Akhirnya ada beberapa Sudra, dianggap oleh beberapa orang sebagai 'kelas pekerja', yang melakukan banyak pekerjaan kasar di masyarakat.

Di luar sistem kasta India ada Dalit - atau 'tak tersentuh'.

Berabad-abad tradisi telah melihat kasta mendikte banyak aspek kehidupan India, termasuk siapa yang dapat menikah dan di mana orang dapat hidup.

Secara tradisional, sistem memberikan banyak hak istimewa pada kasta atas sementara sanksi represi kasta yang lebih rendah, oleh kelompok-kelompok istimewa.

Sering dikritik karena tidak adil dan regresif, itu tetap hampir tidak berubah selama berabad-abad. Menjebak orang ke dalam tatanan sosial yang tetap, dari mana dan tidak mungkin untuk erpindah kasta.

Pada tahun 1950, pemerintah India membawa langkah-langkah untuk memastikan kesetaraan yang lebih besar. Di masa pengaruh sistem kasta telah mulai menurun, terutama di daerah perkotaan modern.

Baca Juga: Gadis 16 Tahun Dibunuh Setelah Meminta Gaji ke Atasannya

Namun demikian, ada jutaan komunitas pedesaan di seluruh India yang masih menegakkan aturan ketat ini, yang ditentukan oleh tradisi.
Loading...

2 Komentar untuk "Detik-detik Seorang Pria Dibunuh di Depan Istrinya yang Sedang Hamil"

  1. yang gini ini yang yang harus ditinggalkan.....kasta bikin kita terkotak-kotak...sesungguhnya manusia yang paling mulya adalah yg bertakwa

    BalasHapus
  2. videonya mana,ga jelas brita lu posting

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel