Sering Mendengkur, Jadi Gejala Asam Urat yang Sering Diabaikan

Mendengkur merupakan gejala asam urat
Mendengkur. Gambar: dailymail.co.uk
Gejala asam urat sering kali dikaitkan dengan persendian yang sakit dan membengkak. Ya, memang tidak salah. Karena gejala-gejala tersebut memang berkaitan erat dengan penyakit asam urat yang sakitnya bisa menyiksa.

Tetapi siapa sangka, jika satu gejala yang satu ini sering kali diabaikan. Ya, inilah salah satu gejala asam urat yang sering diabaikan yaitu mendengkur. Dan kadang, kita sendiri tidak tahu apakah sering mendengkur atau tidak.

Hanya orang lain atau pasangan kita yang tahu, jika kita sering mendengkur saat tidur. Lantas dengkuran seeperti apa yang menjadi salah satu gejala kita terkena asam urat? Berikut penjelasannya.

Dikutip dari Daily Mail, sebuah penelitian terhadap sekitar 8.000 orang menunjukkan mereka yang menderita obstructive sleep apnea (OSA) atau mendengkur, lebih mungkin mengembangkan kondisi penyakit persendian yang menyiksa.

Meskipun, asam urat biasanya terkait dengan orang-orang yang terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan makanan kaya purin. Studi di Inggris ini menemukan bahwa, pasien OSA dengan BMI sehat, dua kali lebih mungkin untuk mengembangkan asam urat. Bahkan saat mereka tidak memiliki gangguan tidur sedikit pun.

Sleep apnea terjadi ketika otot dan jaringan lunak di tenggorokan menghalangi saluran udara. Ini membatasi akses oksigen seseorang, yang diduga mendorong produksi asam urat menjad tinggi.

Jumlah asam urat yang berlebihan dapat berubah menjadi kristal, yang menyebabkan peradangan parah dan nyeri di lutut, pergelangan kaki dan kaki, yang didefinisikan sebagai penyakit asam urat.

OSA sendiri mempengaruhi antara empat dan 10 persen orang di Inggris, sementara dua persen menderita asam urat. Di Amerika Serikat, sekitar 22 juta mengalami sleep apnea, sementara 8,3 juta mengalami kondisi penyakit asam urat.

Para peneliti, dari Universitas Keele, menganalisis 15.879 pasien OSA dan 63.296 orang dewasa yang sehat. Para peserta diikuti selama sekitar enam tahun.

Hasil yang dipublikasikan dalam jurnal Arthritis & Rheumatology, menunjukkan bahwa 4,9 persen pasien OSA mengembangkan asam urat dibandingkan hanya 2,6 persen dari mereka yang tidak memiliki kondisi tidur, membuat mereka dengan OSA 42 persen lebih berisiko terkena asam urat.

"Orang dengan sleep apnea berada pada peningkatan risiko encok, baik dalam jangka pendek dan panjang. Karena risiko ini tertinggi pada orang dengan indeks massa tubuh normal, dokter dan profesional kesehatan lainnya harus mempertimbangkan kemungkinan asam urat menyerang pasien dengan sleep apnea - terlepas dari indeks massa tubuh," ucap peneliti utama Dr Edward Roddy.

Perawatan mendengkur bisa meredakan asam urat


Para peneliti percaya bahwa, pengobatan OSA juga dapat membantu meredakan asam urat.

Penulis studi Dr Milica Blagojevic-Bucknall menjelaskan: "Sleep apnea umumnya diobati dengan terapi tekanan positif berkelanjutan (CPAP). Karena pengobatan CPAP memperbaiki kadar oksigen yang rendah mungkin juga diharapkan untuk mengurangi kadar asam urat, yang mungkin dapat mengurangi risiko terkena asam urat atau mengobatinya."

Gigi yang tanggal dapat menyebabkan seseorang mendekur


Gigi yang tanggal atau dicabut dianggap mempengaruhi bagaimana lidah terletak di mulut, yang dapat menyebabkan seseorang mendengkur, menurut para peneliti.

Baca Juga: Cara Terbaik Turunkan Tekanan Darah dan Atasi Asam Urat dengan Yogurt

Untuk itulah, pentingnya kita menjaga gigi, karena beberapa penyakit berbahaya bisa terjadi akibat gigi dan kebersihannya yang tidak baik.

Loading...

0 Response to "Sering Mendengkur, Jadi Gejala Asam Urat yang Sering Diabaikan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel