Tak Selamanya Panjang Umur Itu Berkah, Wanita 129 Tahun Ini Mengakuinya

Koku Istambulova wanita dengan umur paling tua
Koku Istambulova wanita dengan umur paling tua. Gambar: dailymail.co.uk

Memiliki umur panjang kadang diimpikan sebagian orang, apalagi ditambah dengan tubuh yang bugar. Namun kenyataannya, semakin panjang umur seseorang maka akan semakin berkurang fungsi tubuhnya.

Biasanya, rata-rata umur manusia saat ini antara 70-80 tahun. Tapi seorang wanita yang mengaku sebagai orang tertua di dunia ini, mengklaim telah berusia 129 tahun.

Untuk menguatkan klaimnya, ia telah menceritakan bagaimana kebrutalan di masa lalu, termasuk saat berada di pengasingan internal Soviet, yang dipimpin oleh Stalin selama Perang Dunia II. Seperti apa kisahnya?

Dikutip dari DailyMail, Koku Istambulova adalah wanita yang kini berusia 129 tahun. Hal ini menurut dokumen paspor dan pensiunan di Rusia, yang menunjukkan tanggal lahirnya sebagai 1 Juni 1889.

Sekarang dalam kesaksian yang jelas dan sangat mengejutkan, dia telah berbicara secara emosional tentang hari yang mengerikan di mana penduduk asli Chechnya dideportasi secara massal oleh Stalin ke stepa Kazakhstan hampir 75 tahun yang lalu. Dan ia mengatakan satu-satunya hari yang bahagia di semua tahunnya adalah, ketika dia memasuki rumah yang dibangun dari tangannya sendiri di tanah kelahirannya.

Setelah kembali ke rumah dari pengasingan Stali, Koku mulai membangun rumah, setelah orang-orang Rusia menduduki banyak rumah Chechnya yang dikosongkan. Dia jug mengaku tidak memiliki satu hari bahagia pun dalam hidupnya.

Namun, meskipun melalui kehidupan yang berat untuk membuat rumahnya dari lumpur, air dan tongkat kering, Koku sekarang mengatakan, bisa membangun rumah jadi hari 'yang terindah di dunia.'

"Saya membangunnya sendiri, rumah terbaik di dunia. Saya tinggal di sana selama 60 tahun," ucapnya.

Cucu perempuannya yang hebat, Medina, 15 tahun, sekarang dipilih oleh keluarga untuk merawat Koku.

Koku menceritakan, bagaimana orang-orang mati di kereta atau truk yang penuh ternak. Bahkan tubuh mereka dibuang dari gerbong, hanya untuk dimakan oleh anjing lapar.

"Ini hari yang buruk, dingin dan suram," katanya pada pagi Februari 1944 ketika seluruh warga diusir dari tanah air mereka di pegunungan di Trans-Causacus.

Anak-anak perempuan Kaukasus yang masih muda, kerap meninggal karena karena pecahnya kandung kemih. Mereka malu untuk pergi ke toilet di kereta api yang ramai, apalagi di sana kerap bau dan kotor.

"Tidak ada yang diizinkan menguburkan orang mati. Mayat dimakan anjing. Ayah mertuaku terlempar keluar dari kereta dengan cara ini. Penjaga memberi mereka makan 'ikan busuk'," katanya.

Stalin disebut paranoid, dan menuduh orang-orang Chechen berkolaborasi dengan Nazi. Sebelum perang, dia ingat tank Nazi yang 'menakutkan' melewati rumah keluarganya.

Di Chechnya, tidak ada yang meragukan umur panjangnya. Dana pensiun negara, sebuah badan negara, mengklaim ada 37 orang berusia lebih dari 110 tahun di Rusia. Namun semua klaim ini, termasuk Koku, tidak dapat diverifikasi karena kurangnya catatan tertulis lahir.

Sementara umur manusia tertua didokumentasikan adalah Jeanne Calment, dari Perancis, yang hidup 122 tahun, 164 hari, meninggal pada tahun 1997.

Loading...

Belum ada Komentar untuk "Tak Selamanya Panjang Umur Itu Berkah, Wanita 129 Tahun Ini Mengakuinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Cari yang kamu inginkan di sini

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel