Hati-hati, Anak yang Rajin Menatap Smartphone Bisa Terkena Kanker

Anak bermain dengan gadget. Gambar: pixabay.com/StockSnap

Smartphone saat ini sudah menjadi salah satu bagian dari kehidupan manusia, mulai dari anak bayi hingga manula. Banyak orang yang tidak ingin meninggalkan gadget yang satu ini, bahkan saat hendak beranjak tidur.


Bahkan kini anak-anak pun banyak yang sudah kecanduan gadget, dan orangtua seolah-olah menyerah dan meninggalkan anaknya bermain dengan smartphone. Di sisi lain, orangtua bisa mengerjakan hal lainnya saat anaknya asyik bermain smartphone.

Tapi, menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar gadget bisa membuat anak-anak menjadi obesitas dan bisa menderita kanker. Apa alasan penyakit yang mematikan ini, bisa diderita anak-anak yang terlalu asyik bermain smartphone?

Dikutip dari dailymail.co.uk, sebuah tinjauan terhadap 80 penelitian pada lebih dari 200.000 orang yang memiliki peringkat smartphone dan tablet, sebagai salah satu risiko terbesar penyebab obesitas anak.

Kelebihan berat badan dapat menyebabkan selusin jenis kanker, termasuk payudara, usus besar, ginjal, hati, ovarium, pankreas dan prostat.


Selain meningkatkan risiko mati muda, terlalu banyak waktu pada gadget juga merusak mata anak-anak. Jumlah anak-anak yang rabun telah berlipat ganda, dalam 50 tahun terakhir.

Para peneliti mengatakan, temuan itu merupakan 'perhatian signifikan' dan meminta kontrol lebih besar pada iklan makanan sampah, yang memperburuk efek anak-anak yang kurang berolahraga.

Penelitian yang dilakukan oleh Dana Penelitian Kanker Dunia, meneliti penyebab kenaikan berat badan pada anak-anak di seluruh dunia.

Ditemukan fakta bahwa semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk smartphone, tablet dan game adalah pendorong besar anak-anak semakin gemuk, bahkan minuman bergula berada di posisi kedua.

"Laporan ini menyoroti pentingnya bertindak lebih awal untuk membantu mencegah kanker," kata Sophia Lowes dari Cancer Research UK kepada The Telegraph.

Baca Juga: Kalkulator Online Ungkap Jika Kamu Terkena Kanker Paru-paru

"Anak-anak obesitas lima kali lebih mungkin mengalami obesitas saat dewasa. Yang mengkhawatirkan, mereka akan menghadapi peningkatan risiko berbagai jenis kanker," tambahnya.

Para ahli mengatakan, ini juga mengarah pada anak-anak yang kurang berolahraga. Di mana mereka hanya duduk dan melihat layar, yang membuat anak-anak lebih mungkin untuk makan berlebihan untuk makanan ringan.

Mereka menyebutnya 'konsumsi berlebihan pasif' - artinya anak-anak mengemil makanan sampah yang sering mereka lihat di dalam iklan.

Selain risiko obesitas dan kanker, menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar juga meningkatkan jumlah anak-anak dengan miopia - rabun dekat.

Proporsi anak-anak di seluruh dunia dengan kasus ini meningkat lebih dari dua kali lipat dari 7,2 persen menjadi 16,4 persen dalam 40 tahun terakhir.

Efek ini telah dijuluki 'digital myopia', dan peneliti King's College London, dalam penelitian terpisah, menemukan setiap jam sehari yang dihabiskan untuk gadget, meningkatkan risiko kerusakan penglihatan anak hingga tiga persen.

Profesor Chris Hammond, dari King's College, mengatakan kepada The Telegraph: "Saya pikir ini adalah masalah yang penting."

Pakar mata Dr Mohamed Dirani menulis dalam British Journal of Opthamology: "Usia pengguna perangkat pintar semakin muda, dengan banyak anak berusia dua tahun menghabiskan waktu hingga dua jam sehari melihat gadget."

Baca Juga: Kemoterapi Tidak Membunuk Kanker Tetapi Pasiennya

"Penggunaan dan penyalahgunaan perangkat pintar, khususnya dalam populasi anak kami, harus dipantau secara ketat untuk mengatasi fenomena yang muncul dari miopia digital," tambahnya.
Loading...

Belum ada Komentar untuk "Hati-hati, Anak yang Rajin Menatap Smartphone Bisa Terkena Kanker"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel