Bahaya Pria yang Belum Menikah di Usia 35 Tahun

Ilustrasi pernikahan.
Ilustrasi pernikahan. Gambar: pixabay.com/PublicDomainPictures
Saat ini banyak orang baik pria maupun wanita yang menunda pernikahan, padahal mereka sudah memiliki hubungan khusus. Banyak alasannya, mulai dari meniti karier hingga ketakutan mereka saat membangun sebuah keluarga.

Apalagi saat ini banyak orang yang bisa melihat banyaknya perpisahan suami istri, dengan beragam alasan. Tentunya ini bisa menjadi trauma atau fobia, bagi mereka yang ingin melanjutkan hubungannya ke jenjang pernikahan.

Namun sebuah penelitian mengungkapkan, terutama untuk pria, yang menunda pernikahannya hingga usia 35 tahun. Jika ini bisa berbahaya bagi kehidupannya. Apa bahayanya dan bagaimana penelitian itu dilakukan?

Dikutip dari Daily Mail, sebuah penelitian yang melacak 40 juta bayi yang memiliki komplikasi kelahiran. Dan mereka menemukan, jika ayah mereka berusia di pertengahan 30-an. Dan komplikasi akan meningkat secara signifikan, jika pria baru menjadi ayah di usia 45 tahun.

Selama beberapa dekade, para wanita diberi tahu bahwa mereka akan membahayakan anak-anak mereka, jika mereka mengejar karier lebih dulu dan meninggalkan keinginan untuk memiliki keluarga.

Namun studi baru, yang diterbitkan di British Medical Journal, menunjukkan pria juga teryata bertanggung jawab.

Peneliti Profesor Michael Eisenberg, dari Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, mengatakan: “Kami cenderung melihat faktor ibu dalam mengevaluasi risiko kelahiran terkait. Tapi penelitian ini menunjukkan bahwa memiliki bayi yang sehat juga termasuk kontribusi usia ayah."

Dia menambahkan, saat seorang ayah berusia 35 tahun, ada kemungkinan anaknya lahir cacat. Risikonya akan meningkat lebih tajam ,ketika pria menua ke usia 40-an dan 50 tahun-an.

Ini karena setiap tahun seorang pria menua, ia mengumpulkan dua mutasi baru dalam DNA sperma.


Dibandingkan dengan ayah antara usia 25 dan 34 tahun, bayi yang lahir dari pria berusia antara 35 dan 44 sekitar lima persen lebih mungkin dilahirkan prematur, atau berat badan lahir rendah.

Untuk pria berusia 45 tahun atau lebih, anaknya yang baru lahir 14 persen lebih mungkin untuk dirawat di perawatan intensif. 14 persen lebih mungkin untuk dilahirkan prematur. 18 persen lebih mungkin untuk mengalami kejang, dan 14 persen lebih mungkin memiliki berat badan lahir rendah.

Jika seorang ayah berusia 50 atau lebih tua, kemungkinan bayi mereka akan membutuhkan ventilasi saat lahir. Dan kemungkinan bahwa mereka akan membutuhkan perawatan intensif meningkat, sebesar 28 persen.

Profesor Eisenberg menambahkan: "Apa yang benar-benar mengejutkan adalah bahwa tampaknya ada hubungan antara usia ayah dan kemungkinan bahwa ibu akan mengembangkan diabetes selama kehamilan."

Untuk pria usia 45 tahun dan lebih tua, istrinya 28 persen lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes gestasional, dibandingkan dengan suami berusia antara 25 dan 34 tahun.

Dia mengatakan, kemungkinan mekanisme biologis yang bermain pada titik ini tidak jelas. Tetapi dia mencurigai bahwa plasenta ibu memiliki peran.

Sekitar 18 persen anak yang lahir di Inggris dan Wales memiliki ayah berusia 40 tahun ke atas, menurut Kantor Statistik Nasional.

Usia rata-rata ayah pada tahun 2016 di Inggris adalah 33,3 tahun. Hampir empat tahun lebih tua dari tahun 1974, ketika mereka berusia 29,4 tahun.

Usia ibu meningkat hampir sama persis - mereka memiliki usia rata-rata 30,4 pada tahun 2016, dan 26,4 pada tahun 1974, juga meningkat empat tahun. Tetapi Profesor Eisenberg mengatakan, risiko absolut masih relatif rendah.

Risiko absolutnya masih relatif rendah


Dia membandingkan peningkatan risiko ini sama seperti membeli tiket lotere. "Jika Anda membeli dua tiket lotere, bukan satu, peluang Anda untuk menang ganda, jadi itu meningkat 100 persen," katanya.

"Tapi itu peningkatan relatif. Karena kesempatan Anda untuk memenangkan lotere dimulai sangat kecil, masih tidak mungkin Anda akan memenangkan lotere. Ini adalah contoh yang sangat ekstrem, tetapi konsep yang sama dapat diterapkan pada bagaimana Anda memikirkan risiko kelahiran ini," tambahnya.

Namun, perlu diingat, agar kita selalu mengutamakan hidup sehat. Olahraga teratur, pola makan sehat, dan tidak melakukan kebiasaan buruk adalah kuncinya. Termasuk jika ingin memiliki momongan di usia yang sudah tidak lagi muda.
Loading...

Belum ada Komentar untuk "Bahaya Pria yang Belum Menikah di Usia 35 Tahun"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Cari yang kamu inginkan di sini

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel