Penyelamatan Singa dari Sirkus dan Mengembalikan ke Habitatnya di Afrika


Singa di dalam kandang
Singa di dalam kandang.

Saat ini masih banyak hewan-hewan yang dijadikan salah satu atraksi sirkus di seluruh dunia. Mulai dari beruang, hewan singa hingga harimau kerap dipaksa untuk melakukan beberapa atraksi, bahkan yang membahayakan.


Banyak yang menurut apa perintah pawangnya, tetapi kadang mereka pun melawan dan membuat pemain sirkus lainnya hingga tewas. Tapi saat ini banyk aktivis yang melawan kegiatan sirkus, dan ingin mengembalikan hewan-hewan tersebut ke habitatnya.

Salah satunya empat hewan singa besar ini, yang lahir dalam 'tahanan' di sirkus di Ukraina. Kini mereka telah diselamatkan dan dibawa ke Afrika, setelah menghabiskan tiga hari perjalanan. Seperti apa kisah heroik ini?

Dikutip dari dailymail.co.uk, keempat hewan singa ini melakukan perjalanan sejauh 8.000 mil dengan mobil dan pesawat dan kembali ke habitatnya. Di mana mereka bahkan menikmati waktu tidur bersama yang menggemaskan.

Setelah perjalanan 76 jam dari peti ke kandang, kucing-kucing besar ini tiba di Afrika Selatan. Di mana mereka mengambil langkah pertama kebebasannya.

Hewan singa betina kembar Charlie dan Kai, dan adik mereka Luca, hanya mengenal eruji dan kandang sejak lahir di sirkus.

Sementara Nathan, bergabung dengan mereka lebih dari setahun yang lalu. Dan juga menghadapi kehidupan sebagai tawanan dan tampil untuk hiburan manusia.

Namun dalam sentuhan yang menyentuh hati, hewan singa-singa itu diselamatkan oleh seorang aktivis hewan, ekspatriat Afrika Selatan Lionel De Lange, dari Lawrence Anthony Earth Organization Ukraine (LAEO).

De Lange, yang kini tinggal di Ukraina, telah berkarir sebagai penyelamat hewan di Eropa timur. Dan ia telah menyelamatkan beberapa hewan, seperti beruang sejak tiba di negara itu dan bertemu dengan istrinya Anya.

Untuk menyelamatkan hewan singa, dia mengeluarkan biaya hampir Rp500 juta untuk terbang dan mengantar mereka sejauh 8.000 mil ke habitatnya di Afrika Selatan.

Orang-orang dari seluruh dunia berkontribusi pada upaya De Lange, seperti membeli T-shirt, mencetak, dan memberikan donasi.

Spesialis relokasi hewan Intradco Global, bersama dengan Turkish Cargo, membantu hewan singa melakukan penerbangan 10 jam dari Istanbul ke Johannesburg pada hari Selasa, 20 November.

Dan hari ini, 23 November, hewan-hewan ini mengambil langkah pertama mereka di tanah Afrika, tepatnya di Cagar Alam Kragga Kamma.

Video dan gambar menunjukkan, hewan singa betina Kai menikmati kandang sebelum bergabung dengan yang lain.

Di habitatnya Kragga Kamma, hewan singa sekarang memiliki 14.000 meter persegi semak Afrika yang subur. Kontras dari kandang mereka yang sebelumnya hanya 40 meter persegi, yang mereka biasa sebut rumah.

Berbicara hari ini, De Lange, yang bepergian bersama istrinya, Anya dan dokter hewan Ukraina, Mikhail, mengatakan keempat hewan singa itu mengambil langkah pertama mereka di habitat aslinya tanah Afrika, setelah sarapan impala disajikan untuk makanan mereka.

"Saat itu pukul 8.45 pagi ini, di bawah langit Afrika dan setelah sarapan impala. Itu tidak bisa dipercaya, saya hampir tidak bisa mengatakannya. Ini adalah perjalanan yang sulit tetapi dokter hewan memeriksanya dan setelah anestesi mereda mereka siap, setelah bepergian selama lebih dari 76 jam dari kandang ke kandang,"  ucap De Lange.

"Enam minggu yang lalu, saya tidak berpikir kita akan sampai sejauh ini, dan enam bulan yang lalu saya tidak berpikir kita akan berhasil, tetapi kita bisa," tambahnya.

De Lange mengatakan bahwa kegembiraan tentang kedatangan hewan singa telah menyebar ke seluruh wilayah setempat, juga di seluruh dunia.

"Di seluruh dunia orang-orang telah bersatu untuk memberikan sumbangan besar, sumbangan kecil, semua orang telah bekerja bersama," tambahnya.

BACA JUGA:

Induk Singa Hajar Pejantan Habis-habisan Usai Membantai Ketiga Anaknya

Momen Mengejutkan Singa Jantan Panjat Pohon Curi Buruan Macan Tutul

Meskipun perjalanan besar-besaran menyelamatkan hewan singa, De Lange sudah berencana untuk meluncurkan penyelamatan beruang dan singa lain di Ukraina.

Loading...

Belum ada Komentar untuk "Penyelamatan Singa dari Sirkus dan Mengembalikan ke Habitatnya di Afrika"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel