Gara-gara Pewarna Rambut Nyaris Meninggal Akibat Reaksi Alergi Parah

Wajah bengkak akibat alergi pewarna rambut.
Wajah bengkak akibat alergi pewarna rambut.

Wanita dan pewarna rambut yang bagus memang tidak dipisahkan, apalagi mereka yang aktif beraktivitas. Pewarna rambut bisa menambah kepercayaan diri, terutama jika mulai munculnya ubandi usia muda.


Banyak pewarna yang bisa kita pilih, sebelum menerapkannya di rambut kepala. Namun harus satu yang Anda pastikan, jika Anda tidak memiliki alergi terhadap pewarna. Apalagi hampir setiap pewarna rambut mengandung zat kimia.

Salah satunya wanita ini, di mana ia haampir meninggal dunia setelah memiliki reaksi alergi parah terhadap pewarna rambut. Bahkan ukuran kepalanya bertambah dua kali lipat, akibat alergi tersebut. Bagaimana bisa dan adakah cara mencegahnya?

Dikutip dari dailymail.co.uk, wanita beernama Estelle, 19 tahun, adalah seorang mahasiswi Inggris dari Paris. Ia berbagi berbagi pengalaman mengerikan, akibat pewarna rambut di media online. Yang ia sebut disebabkan oleh PPD kimia, Paraphenylenediamin, yang secara teratur ditemukan dalam produk kecantikan.

Baca Juga: Menakuti Temannya dengan Ular Kobra, Pria Ini Terbunuh Usai Digigit

Saat itu ia telah membeli pewarna di sebuah supermarket lokal di daerah Val-de-Marne awal bulan ini. Dan langsung menerapkannya di rambut di rumahnya sesuai dengan instruksi dalam paket.

Sementara dia mengikuti uji tempel yang dikeluarkan pada paket, dia menunggu hanya 30 menit. Padahal dianjurkan sekitar 48 jam dalam produk tersebut.

Segera, Estelle menyadari iritasi pada kulit kepalanya. Dan dengan cepat kepalanya mulai membengkak. Ia pun mencari antihistamin atas saran medis.

Tapi keesokan paginya, Estelle menemukan bahwa kondisinya memburuk dengan kepalanya membengkak ke ukuran diameter 63 cm.

Berbicara kepada Le Parisien, ia berkata: "Saya tidak bisa bernafas, saya memiliki kepala bohlam."

Dia dilarikan ke A & E dimana lidahnya terus membengkak, dan setelah dia diberi suntikan adrenalin di malam hari.

Baca Juga: Kisah Sedih Wanita yang Dikurung Ibunya Selama 25 Tahun

Untungnya, dia mampu membuat pemulihan penuh meskipun masih bisa melihat garis besar akibat pembengkakan. Dan ia mengakui membuat 'kesalahan', ketika melakukan tes. Dan ia ingin memperingatkan orang lain, terhadap bahaya PPD.

Dia mengatakan kepada wartawan lokal: "Saya hampir mati, saya tidak ingin itu terjadi pada orang lain."

Produk pewarna mengandung berbagai bahan kimia tetapi PPD adalah penyebab utama reaksi alergi terhadap pewarna rambut.

Hal ini diperlukan untuk sebagian besar nuansa warna permanen, terutama warna gelap.

Ada batasan ketat pada konsentrasi PPD maksimal 2 persen dalam setiap zat yang diterapkan pada rambut. Pewarna yang digunakan oleh Julie McCabe memiliki kekuatan 1 persen.

Juga harus ada peringatan yang jelas dan instruksi penggunaan pada semua kemasan.

Baca Juga: Tipu Pacar Rp13 M, Wanita Paruh Baya Pura-pura Berusia 20 Tahunan

PPD sering digunakan secara ilegal dalam tato henna hitam, yang biasa ditawarkan di tempat-tempat wisata. Seperti yang dirasakan McCabe saat membuat tato ketika liburan di Dubai pada tahun 2007 lalu.
Loading...

Belum ada Komentar untuk "Gara-gara Pewarna Rambut Nyaris Meninggal Akibat Reaksi Alergi Parah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel