Virus Hasil Rekayasa Genetika Ini Bisa Membunuh Sel Kanker

Ilustrasi sel kanker
Ilustrasi sel kanker. Gambar: pixabay.com/skeeze

Kanker menjadi salah satu penyakit yang mematikan di dunia. Biasanya, penderitanya akan terlambat mengeahui, jika sel kanker sudah menyebar ke seluruh tubuhnyaa. Bahkan, mereka kerap divonis hidup dalam hitungan bulan.


Belum ada obat yang benar-benar bisa membunuh sel kanker dengan cepat, sekalipun dari herbal. Penderita kanker biasanya harus melakukan banyak terapi dan pengobatan yang menyakitkan, dengan efek samping kematian.

Tapi kini, para ilmuwan di Universitas Oxford telah mengembangkan virus hasil rekayasa genetika yang dapat membunuh sel kanker. Bagaimana virus ini bekerja dalam membunuh sel kanker yang ada di dalam tubuh?

Dikutip dari dailymail.co.uk, virus ini menyerang tumor dan sel-sel sehat, yang dikenal sebagai fibroblas, yang telah 'ditipu' untuk melindungi kanker dari sistem kekebalan tubuh.

Setiap pengobatan yang ada yang membunuh fibroblas yang tertipu, juga dapat menghancurkan mereka di sumsum tulang dan kulit.

Para peneliti mengatakan, itu adalah pertama kalinya fibroblas terkait kanker dalam tumor padat telah secara khusus ditargetkan dengan cara ini.

Dr Kerry Fisher, dari departemen onkologi Universitas Oxford, yang memimpin penelitian, mengatakan: "Bahkan ketika sebagian besar sel kanker dalam karsinoma terbunuh, fibroblast dapat melindungi sel-sel kanker yang tersisa dan membantu mereka untuk pulih dan berkembang."

Sampai saat ini, belum ada cara untuk membunuh kedua sel kanker dan fibroblast yang melindungi mereka pada saat yang bersamaan, tanpa merusak bagian tubuh lainnya.

"Teknik baru kami untuk secara bersamaan menargetkan fibroblas sambil membunuh sel kanker dengan virus, dan bisa menjadi langkah penting untuk mengurangi penekanan sistem kekebalan dalam karsinoma dan harus memulai proses kekebalan normal," tambahnya.

Virus, yang disebut enadenotucirev, sudah digunakan dalam uji klinis untuk mengobati kanker yang dimulai di pankreas, usus besar, paru-paru, payudara, ovarium atau prostat.

Para ilmuwan menempelkan sebuah protein, yang disebut penggerak sel-T bi-spesifik, ke virus.

Salah satu ujung protein ditargetkan untuk mengikat fibroblast, sementara ujung lainnya secara khusus menempel pada sel T, sejenis sel kekebalan yang bertanggung jawab untuk membunuh sel yang rusak.

Mengikat keduanya bersama-sama memicu sel T untuk membunuh fibroblas yang melekat pada tumor.

Dr Nathan Richardson, kepala pengobatan molekuler dan seluler di Medical Research Council (MRC), yang terlibat dalam pendanaan penelitian ini, mengatakan: "Imunoterapi muncul sebagai pendekatan baru yang menarik untuk mengobati kanker."

Tim, yang temuannya dipublikasikan di jurnal Cancer Research, menguji terapi pada tikus dan sampel kanker manusia segar yang dikumpulkan dari pasien.

Mereka juga menguji virus pada sampel sumsum tulang manusia yang sehat, dan menemukan itu tidak menyebabkan keracunan.

Jika tes keamanan lebih lanjut berhasil, itu bisa diuji pada pasien kanker tahun depan.

Baca Juga: Kalkulator Online Ungkap Jika Kamu Terkena Kanker Paru-paru

Semoga saja bisa lebih cepat ditemukan cara membunuh sel kanker tanpa pengobatan yang menyebabkan efek samping.
Loading...

Belum ada Komentar untuk "Virus Hasil Rekayasa Genetika Ini Bisa Membunuh Sel Kanker"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel