Bertambah Gemuk Jelang Pernikahan, Calon Suami Putuskan Hubungan Lewat Facebook

Kegemukan bagi wanita bisa menjadi masalah, terutama dalam penampilannya. Namun selain masalah penampilan, kegemukan juga lebih dekat dengan beragam risiko penyakit berbahaya, sebut saja diabetes melitus, serangan jantung, darah tinggi dan lain sebagainya.

Apalagi bagi mereka yang masih melajang, atau memiliki pasangan yang akan diteruskan ke jenjang pernikahan. Menjaga berat badan tetap ideal adalah sesuatu yang mudah namun bisa sulit dilakukan, apalagi jika senang sekli berwisata kuliner.

Pengalaman pahit pun pernah dirasakan wanita ini, di mana menjelang pernikahannya, calon suaminya memutuskan hubungan hanya lewat Facebook. Bagaimana bisa lalu apa reaksinya?

Emily Nicholson.
Dikutip dari dailymail.co.uk, adalah Emily Nicholson, 24 tahun, dari York, yang sebelumnya bekerja sebagai model, mengatakan bahwa tunangannya Jamie Smith mengusulkan ketika mereka berdua tinggal di Perth, Australia.

Tapi belum juga pindah dan hidup bersama, Emily didiagnosis dengan astrocytoma grade 3 atau kanker otak yang tidak dapat disembuhkan. Pada awalnya ia hanya didiagnosa bisa hidup hanya dalam satu tahun.

Baca Juga: Mengerikan, Kelabang Raksasa Merayap di Tangan Seorang Pria

Jamie pun pada awalnya memberikan dukungan, tetapi setelah berat badan Emily bertambah 25 kilogram akibat pengobatan steroid, Jamie memutuskan hubungan melalui Facebook Messenger.

Pasangan itu berdebat tentang Facebook Messenger, di mana Jamie menuduh Emily menjadi kasar, dan mengatakan bahwa dia tidak akan tahan dengan perilaku buruknya lagi.

Emily berkata kepada Jamie, "Aku selalu mencintaimu dan akan selalu. Apakah Anda ingin menyebutnya sekarang?"

Jamie menjawab, ia mengatakan: "Saya ingin menyebutnya sehari yang lalu, Em."

"Itu baru saja, sangat menghebohkan. Sekarang saya tidak merasakan apa-apa tentang dia, dia menyakiti saya tetapi tidak ada gunanya marah," kata Emily memberi tahu The Sun.

Jamie mengatakan kepada The Sun bahwa, sebenarnya Emily yang mencampakkannya. Dan putusnya hubungan tidak disebabkan kenaikan berat badan dari steroid.

Emily, yang berasal dari York, didiagnosis pada Februari 2016 setelah menderita kejang.

Dia pindah kembali ke Inggris baru-baru ini, sehingga dia bisa melakukan perawatan imunoterapi.

Namun biaya pengobatan hingga Rp500 juta, membuat teman-teman dan keluarganya memulai halaman GoFundMe, untuk membayar perawatan di Jerman.

Baca Juga: Timnya Kalah, Penggemar Sepak Bola Ini Hancurkan TV dalam Satu Pukulan

Emily telah melebihi harapan dokter setelah awalnya diberi tahu bahwa dia memiliki 12 hingga 18 bulan untuk hidup.

Pertarungan kanker otak Emily


Pada halaman GoFundMe-nya, Emily menggambarkan bagaimana hidupnya terbalik ketika dia didiagnosis menderita tumor otak pada 2016.

Kembali pada tahun 2012, ia beremigrasi dengan keluarga, ayah dan saudara laki-laki saya ke Perth Australia Barat.

Saat itu ia baru berusia 18 tahun. Ia bekerja sangat keras untuk mencapai posisi saat ini. Rumah pertamanya, SIM dan pekerjaan yang bagus, teman-teman yang luar biasa dan banyak hal terlihat bagus saat ia mulai menggapainya.

Kemudian pada bulan Februari 2016, hanya 3 bulan setelah kesuksesan barunya, seluruh hidupnya berubah. Emily mengalami kejang pertama, dan mulai kehilangan segalanya. Rumah, SIM dan pekerjaan karena tidak bisa mengemudi lagi.

Emily pindah kembali ke rumah dan menjalani operasi pada bulan Agustus, mereka menemukan gen liar Astrocytoma Grade 3. Digolongkan sebagai kanker otak tingkat tinggi, yang membuatnya benar-benar hancur.

Emily pun kehilangan segalanya, ibu dan ayah dinyatakan banckrupt karena mereka tidak bisa menjual rumah dengan cukup cepat. Mereka diberikan rumah sementara oleh Dewan Kota York.

Mereka melewati semua ini karena saling mencintai dan tidak akan menyerah. Tetapi pertarungan terbesar telah dimulai, kanker telah menyebar dan memisahkan keberaniannya.

Satu-satunya harapan dia sekarang adalah menjadi cukup sehat, untuk sampai ke Jerman. Di sana ia bisa mendapatkan vaksin imunoterapi, tetapi harganya sangat mahal.

Baca Juga: Divonis Hidup Sebulan Lagi, Wanita Ini Berhasil Kalahkan Kanker

Kanker otak membunuh lebih banyak anak-anak dan remaja di bawah usia empat puluh, daripada kanker lainnya. Tetapi dana yang minim membuat banyak orang tidak terselamatkan.

Belum ada Komentar untuk "Bertambah Gemuk Jelang Pernikahan, Calon Suami Putuskan Hubungan Lewat Facebook"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel